Berita Sulut
Stunting di Sulut Tembus Ribuan Kasus, Gubernur Olly Dondokambey Prioritaskan Penanganan
Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw memprioritaskan penanganan stunting.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Provinsi Sulut masih didera persoalan stunting atau kondisi kekerdilan pada anak.
Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw memprioritaskan penanganan stunting.
Meski begitu, kasus stunting di Sulut menembus angka ribuan.
Data tahun 2020 misalnya, dari 164.660 balita ada sebanyak 3.684 kasus stunting
Pemerintahan ODSK pun menargetkam penurunan pravelansi stunting dari 21,2 persen di 2019, tinggal 12 persen di 2024 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Sulut.
Olly Dondokambey mengatakan, tujuan, daerah ingin menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Maka masalah stunting harus ditangani serius.
Ia mengajak kita semua untuk berkomitmen dan berkolaborasi dalam penanganan stunting.
Dengan mencegah stunting berarti telah ikut menjaga investasi bangsa untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya saing di Sulawesi Utara
Menurut Gubernur Olly, stunting merupakan gagal tumbuh kembang pada anak berusia di bawah 5 tahun.
Selain menghambat pertumbuhan fisik juga akan mempengaruhi perkembangan kognitif yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan.
"Percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu tugas daerah yang dilaksanakan sejalan dengan arahan pemerintah pusat," kata Olly Dondokambey
Penanganan dan pencegahan stunting misalnya memastikan asupan gizi yang cukup pada ibu hamil, memenuhi kebutuhan gizi anak dan menjaga kebersihan lingkungan
Nomor, Nama Daerah, Jumlah Balita, Jumlah Stunting
1. Bolmong 16.252 - 297