KKB di Papua

KKB Papua Berultimatum ke Irjen Tornagogo setelah Anggotanya Dibekuk, Jubir OPM: 'Jangan Sembarang'

KKB Papua memberi peringatan kepada Polda Papua Barat agar tak sembarangan menetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Editor: Frandi Piring
Facebook
KKB Papua Berultimatum ke Irjen Tornagogo setelah Anggotanya Dibekuk. Jubir OPM KKB Papua Sebby Sembom sebut jangan sembarangan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) Papua berultimatum ke jajaran Polda Papua Barat setelah simpatisannya diamankan aparat.

KKB Papua mendadak mencak-mencak setelah salah satu anggotanya ditangkap anak buah Irjen Tornagogo Sihombing.

KKB Papua melalui Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, memberi peringatan kepada Polda Papua Barat agar tak sembarangan menetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Ultimatum tersebut berkaitan dengan sejumlah nama yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus penyerangan Posramil Kisor dan penembakan prajurit Yon Zipur di Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

"Pimpinan TPNPB KODAP IV Sorong Raya, telah mengeluarkan peringatan kepada Polda agar jangan sembarang keluarkan nama DPO," ujar Sambom, Jumat (18/3/2022).

Seperti dilansir dari Tribun Papua dalam artikel 'TPNPB-OPM Sorong Raya Beri Peringatan ke Polda Papua soal Status DPO Penembakan TNI di Maybrat'.

Sebby menyebut TPNPB-OPM KODAP IV Sorong Raya mengklaim ada anak di bawah umur dalam sejumlah nama yang masuk DPO tersebut.

Selain itu, ia juga membantah klaim personel TPNPB-OPM KODAP IV Sorong Raya menjadi militan KNPB.

"Pasukan elite itu adalah TPNPB-OPM KODAP IV Sorong Raya, bukan militan KNPB Wilayah Sorong Raya atau Maybrat," ujarnya.

Diketahui, Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing menegaskan, pihaknya tetap konsisten untuk mengejar pelaku penyerangan prajurit TNI di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada beberapa waktu lalu.

"Kita memang terap konsisten untuk kejar DPO Maybrat yang telah ditetapkan di khalayak ramai," ujar Tornagogo, kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (18/3/2022).

Ia berujar, DPO yang telah dikeluarkan semuanya berkaitan dengan penegakan hukum.

"Tidak boleh ada yang sengaja mengaitkan para DPO ini dengan hal lainnya," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved