Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Kisah Eks Muncikari Dolly Surabaya Masa Kini, Mami Bambang Sukses Jadi Bos Gym dan Batik

Kisah sosok Bambang Setyo, pria eks muncikari Dolly Surabaya. Kini sukses jadi bos Gym dan Batik.

Editor: Frandi Piring
Firman Teibunnews.com
Kisah Eks Muncikari Dolly Surabaya Masa Kini, Mami Bambang Sukses Jadi Bos Gym dan Batik. 

Sejak tahun lalu, pihaknya telah merencanakan pengembangan Dolly yang akan dilakukan keroyokan. Bukan hanya melibatkan lintas dinas, juga dengan dukungan pemerintah pusat bersama pihak swasta.

Satu di antara yang tengah digagas adalah pembuatan industri film di Dolly. Dalam tahap awal, film yang akan dibuat bercerita tentang Dolly masa lalu dan perkembangannya hingga masa kini.

Termasuk dengan penggiat perfilman, animator, maupun pekerja kreatif lainnya. Kolaborasi antara swasta dengan pemerintah tersebut diharapkan dapat memacu terciptanya industri kreatif di Kota Pahlawan.

Tahun ini, program ini mulai dikerjakan. “Sekarang masih disiapkan. Di antaranya, tentang pembuatan film kayak Dolly masa lalu,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (11/3).

“Ini sedang dikoordinasikan dengan teman-teman pariwisata (Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya),” lanjutnya.

Berdasarkan penjelasan Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya era Wali Kota Tri Rismaharini ini, kawasan Dolly memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi. Khususnya ekonomi kreatif.

Di antara yang terus dikembangkan adalah pengembangan UMKM. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) telah turun.

Mereka akan membantu dalam hal pelatihan produksi hingga pemasaran. “Teman-teman di Dinas UMKM juga terus turun,” katanya.

Dalam hal pemasaran, misalnya. Pemkot telah memiliki Dolly Saiki (DS) Point sebagai tempat pemasaran produk UMKM di kawasan ini. “Wisatawan atau tamu daerah (perjalanan dinas) biasanya tertarik dengan tempat ini,” katanya.

Tak hanya di DS Point, Pemkot juga memiliki Surabaya Kriya Gallery (SKG). Tempat ini menjual produk UMKM seperti makanan, minuman, hingga produk pakaian yang di antaranya produk UMKM. (bob/fai/bri/pam/fir/zia)

(*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved