Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Gejala Pada Anak-anak Jika Terkena Covid-19 Varian Omicron, Waspada Jika Alami 5 Hal Ini

Orangtua harus mewaspadai dan tidak menyepelekan masalah kesehatan serta mengetahui cara pencegahan penularan Covid-19 varian Omicron pada anak.

Kompas.com/shutterstock
Ilustrasi, Gejala Pada Anak-anak Jika Terkena Covid-19 Varian Omicron, Waspada Jika Alami 5 Hal Ini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi Covid-19 atau virus corona belum juga usai hingga kini.

Kini, ada varian Covid-19 yang terbaru yaitu Omicron.

Tak hanya menyerang orang dewasa, namun virus ini juga menyerang anak-anak.

Apa ciri-ciri Omicron pada anak?

Baca juga: Tanda Tubuh Terinfeksi Covid-19, Ini Ciri-ciri Gejala Omicron yang Paling Banyak Dikeluhkan Pasien

Kasus Covid-19 pada anak-anak melonjak drastis pada awal Januari 2022.

Ditemukan 324 kasus hingga 7 Februari 2022 meningkat 1.000 persen hingga di angka 7.190 yang menunjukkan anak-anak positif Covid-19. 

Kenaikan ini, juga membuat potensi penularan Omicron terbuka lebar.

Sehingga orangtua harus mewaspadai dan tidak menyepelekan masalah kesehatan serta mengetahui cara pencegahan penularan Covid-19 varian Omicron pada anak.

Ciri-ciri gejala Omicron pada anak

Pakar kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) sekaligus dosen spesialis anak Fakultas Kedokteran (FK), Gina Noor Djalilah menjelaskan ciri-ciri gejala Covid-19 pada anak relatif mirip flu karena penyakit ini menyerang saluran pernapasan bagian atas.

“Gejala pada anak yang terinfeksi Covid-19 varian Omicron yang dilaporkan diantaranya demam, batuk, batuk mengonggong dengan suara parau, pilek, nyeri tenggorokan, ruam hingga diare,” urai Gina dilansir dari laman UM Surabaya.

Orangtua jangan terlalu panik. Langkah awal berikan obat penurun demam, berikan minum yang banyak dan kenali gejala anak yang harus di bawa ke rumah sakit, agar segera bisa dilakukan swab antigen terlebih dahulu.

Gina menegaskan gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain adalah anak tidak mau minum sama sekali sehingga jarang buang air kecil.

Kemudian anak mengalami kejang, sesak napas, muntah yang terus menerus, diare yang terus menerus, kasadaran pada anak mulai berkurang sehingga anak lemas terkesan tidur terus.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved