Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Sio Poe, Klenteng Seng Bo Kiong Bitung Bakal Gelar Goan Siau Terbatas , Hanya di Dalam Klenteng

Atas restu dari petugas sembahyang dan umat klenteng Seng Bo Kiong Kota Bitung terkabul. Prosesi Goan Siau bisa dilaksanakan, pada Selasa (15/2/2022)

christian wayongkere/tribun manado
Petugas sembahyang diabadikan usai melemper Poe Pwe ke lantai dan hasilnya Sio Poe 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ini bagian dari permohonan doa, yang dikalimatkan oleh Nunawan Lamujaya, satu diantara tujuh petugas sembahyang dalam upacara sembahyang memohon petunjuk dan restu Tuhan, untuk menyambut Tao Pe Kong turun dan Po Pwe di Klenteng Seng Bo Kiong Bitung, Jumat (5/2/2022).

Dengan memohon restu para suci, saya hok siu (petugas sembahyang) Nunawan Lumjaya mewakili para hok siu yang bertugas dalam rangkaian sembahyang Goan Sio, di tahun Imlek 2573.

Serta mengatas namakan pengurus dan selurus umat klenteng Seng Bo Kiong di Kota Bitung, Kota Manado dan sekitaranya memohon agar pelaksanaan ritual suci prosesi Goan Sio dapat kami laksanakan, walaupun sesederhana mungkin di ruang lingkup klenteng kami demi keselamatan kebahagiaan kami umat manusia terhindar dari berbagai wabah penyakit.

Terutanya memutus mata rantai pandemi virus corona di Nusantara khususnya di Kota Bitung, Kota Manado dan sekitaarnya.

"Mohon Sio Poe," ucap Nunawan Lamujaya sembari melempar Poe Pwe ke lantai.

Dan restu dari petugas sembahyang dan umat klenteng Seng Bo Kiong Kota Bitung terkabul. Prosesi Goan Siau bisa dilaksanakan, pada Selasa (15/2/2022) dengan terbatas, tidak keluar jalan hanya di dalam klenteng saja.

Hari keempat setelah perayaan Imlek 2573, dengan lambang kekuasaan Sio Macam, pengurus dan umat Budha Tridharma di kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara sembahyang di Klenteng Seng Bo Kiong, Jumat (5/2/2022).

Upacara sembahyang ini khusus untuk memohon petunjuk dan memohon restu, di hadapan Tuhan dimana di hari suci Cie Sin atau menyambut Toa Pe Kong turun dan Po Pwe tentang prosesi Goan Siau.

Menurut Rolly Ciwulusan alias Ko Awo, Rohaniawan Klenteng Seng Bo Kiong dengan keyakinan roh suci yang bertugas turun untuk mewartakan harapan umat, dimana telah diadakan persidangan agung sehingga mampu menentukan kembali kepastian hidup umat manusia.

”Dengan mengucap syukur dihadapan Tuhan yang maha kuasa, sesuai dengan tata kerama klenteng yaitu dengan mohon petunjuk suci Poa Poe. Kami di izinkan untuk melaksanakan ibadah Cap Go Meh atau Guan Sio pada Imlek 2573,” tutur Rolly Ciwulusang saat diwawancarai Trinunmanado.co.id.

Namun kata Ko Awo sapaan Rollu Ciwulusan, diizinkannhya pelaksanaan Cap Go Meh atau Guan Sio ada catatannya.

Pengurus dan umat klenteng Seng Bo Kiong tidak akan melaksanakan prosesi keluar atau turun ke jalan mengingat saat ini sedang dalam situasi pandemic global covid 19.

Diedisi kali ini, pengurus Klenteng Seng Bo Kiong menekankan tujuan utama dari pelaksanaan Cap Go Meh pada hari Selasa (15/2/2022) bukan sekedar seremonial semata, melainkan umat sembahyang sesuai dengan perjuangan umat klenteng Seng Bo Kiong bersama tujuh petugas sembahyang berjuang demi kepentingan umat manusia.

Di tengah pandemi covid 19, pihaknyha tidak dapat berbuat sesuatu untuk membantu pemerintah, hanya dengan doa dan harapan, semoga dengan adanya restu dari Tuhan untuk melaksanakan Cap Go meh.

“Kami sampaikan saudara sekalian menunjang ini, yang akan kami laksanakan didalam halaman klenteng. Sehingga peribadatan kami ini boleh mulus, sudah kami naikan doa khusus permohonan kami sejak sebelum tapikong naik sampai turun hanya satu yang kami mohon yaitu mohon putuskan mata rantai pandemi globalc covid omicron dikawasan Nusantara yang kami cintai ini, lebih khusus kota Bitung Manado dan sekitarnya, terhindar dari berbagai sakit penyakit,” tandasnya.(crz)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved