Berita Duka

Sekprov Sulut Asiano Gamy Kawatu Kenang Kiprah Alm Max Lumintang di Kantor Gubernur

Sekprov Sulut memberikan penghormatan terakhir lewat upacara persemayaman Jenazah, di mana Sekprov menjadi Inspektur Upacara.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Jenazah Max Lumintang disemayamkan di Kantor Gubernur Sulut, Rabu (26/1/2022). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jenazah Max Lumintang disemayamkan di Kantor Gubernur Sulut, Rabu (26/1/2022).

Jenazah di antar keluarga di tempat almarhum lama berkarir sebagai birokrat di Pemprov Sulut.

Jajaran Pemprov Sulut dipimpin Asiano Gamy Kawatu, Sekprov Sulut memberikan penghormatan terakhir lewat upacara persemayaman Jenazah, di mana Sekprov menjadi Inspektur Upacara.

"Dari lubuk paling dalam atas nama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dan seluruh jajaran Pemprov Sulut, kami menuampikam turut berduka cita, pimpinan, sahabat, kerabat keluarga yang kami sapa dengan penuh kasih Drs Max Lumintang," kata Sekprov Asiano Gamy Kawatu.

Semasa hidup, kata Sekprov Asiano Gamy Kawatu, beliau menduduki jabatan strategis di Pemprov Sulut yakni Asisten I, Kepala PMD, Biro Umum, Biro Humas, Sekda Minahasa dan Pj Wali Kota Bitung.

"Seorang birokrat sejati yang harus kita teladani, yang penuh simpati, kami menghaturkan bangga dan terima kasih apa diperbuat oleh almarhum," katanya.

"Harapan semoga keluarga ditinggalkan dapat kekuatan sejati dari Tuhan," ujarnya lagi.

Dalam kehidupan birokrasi di era 80 sampai 90-an pasti mengenal sosok almarhum.

"Saya salah satu Kabag di Biro Umum di tahun 90-an. Almarhum orang yang sangat berempati dengan keberadaan staf siapapun dia tanpa pandang buluh," kata Mantan Kepala Badan dan Keuangan Daerah Sulut ini.

Max Lumintang sosok yang ramah dan sangat menghargai orang lain

"Apa yang saya ungkapkan adalah kenyataan bagian sejarah, birokrat yang relatif muda harus mengikuti," ungkap dia.

Kepada keluarga ditinggalkan, Sekprov mengatakan sosok almahrum merupakan kebanggan, harus dilanjutkan siapapun dalam keluarga.

Tidak banyak birokrat menjabat puncak jabatan seperti almarhum.

"Sebagian wajah Sulut, sebagian dari kerja dari beliau. Ini kebanggan keluarga yang harus dirawat, dijaga, dikenang oleh siapapun," ungkap dia.

Max Lumintang tutup usia 76 tahun dan dikabarkan meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Advent, Senin sore sekitar pukul 15.15 Wita. (ryo)

Kondisi Tiang Listrik di Minanga Mitra Dinilai Bahayakan Warga, PLN Diminta Turun Tangan

Ingat Jennifer Dunn? Dulu Dituding Pelakor, Tersandung Narkoba dan Pencucian Uang, Kini Menyesal

Ridwan Kamil tak Merasa Kriteria Kepala Otorita IKN Ditujukan ke Dirinya, Sebut Nama Ahok

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved