Gempa Bumi

Gempa Magnitudo 8,0 23 Januari 1556 Malam, 830.000 Orang Tewas, Sejarah Kelam Guncang China

Hari ini 466 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 23 Januari 1556, gempa bumi mematikan berkekuatan magnitudo 8,0-8,3 mengguncang wilayah China.

Istimewa
Ilustrasi gempa bumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejarah hari ini pada 23 Januari 1556 silam gempa magnitudo 8,0-8,3 guncang di wilayah Shaanxi, China.

Gencangan gempa tersebut mengakibatkan sekira ratusan ribu orang tewas.

Pusat gempa itu berada di Lembah Sungai Wei, Provinsi Shaanxi, Kota Huaxian, Weinan, dan Huayin.

Baca juga: 7 Kontroversi Arteria Dahlan: dari Kemenag Bangsat, Profesor Emil Salim Sesat hingga Bahasa Sunda

Baca juga: Arteria Dahlan Kena Teguran Partai, Sekjen PDIP Minta Jadi Pembelajaran Kader: Hati-hati Berbicara

Baca juga: Dicibir Publik karena Cium Pacar Barunya, Stefan William Emosi: Kepo dan Mikir Anda Paling Benar

Ilustrasi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gempa-bumi' title='gempa bumi'>gempa bumi</a>, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gempa' title='gempa'>gempa</a> tektonik, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gempa' title='gempa'>gempa</a> merusak.

Foto: Ilustrasi gempa bumi, gempa tektonik, gempa merusak. (Shutterstock via Kompas.com)

Hari ini 466 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 23 Januari 1556, gempa bumi mematikan berkekuatan magnitudo 8,0-8,3 mengguncang wilayah Shaanxi, China.

Dilansir dari History, gempa Shaanxi menewaskan sekitar 830.000 orang.

Penghitungan jumlah korban mungkin tidak sepenuhnya tepat, mengingat bencana besar ini terjadi sebelum abad ke-20.

Gempa paling mematikan

Namun demikian, bencana gempa Shaanxi, China masih dianggap yang paling mematikan sepanjang masa.

Gempa Shaanxi terjadi pada tengah malam dan berlanjut dengan gempa-gempa susulan hingga keesokan paginya.

Penyelidikan ilmiah kemudian mengungkapkan bahwa besarnya gempa itu sekitar 8,0-8,3,

jauh melampaui kekuatan gempa terbesar yang sebelumnya pernah tercatat.

Gempa terjadi di daerah padat penduduk

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved