Sains
Fakta Tentang Lupa pada Manusia: Proses Perkembangan Otak
Kita menciptakan kenangan yang tak terhitung jumlahnya saat kita menjalani hidup kita, tetapi banyak di antaranya yang kita lupakan.
Pembersihan ini akan membuat otak lebih segar dan bisa memelihara kesehatan psikologis, lo.
Misalnya, saat kecil dulu teman-teman memiliki ingatan mengenai mimpi buruk pada suatu malam, lambat laut otak akan menghilangkan ingatan tersebut pada proses pembersihan.
Sehingga, ingatan mengenai mimpi buruk itu bisa teman-teman lupakan.
Lupa adalah Bagian dari Proses Belajar
Lupa adalah mekanisme penyegaran otak yang bisa membuat otak mampu menerima masukan lagi.
Sehingga, otak yang tadinya sudah penuh, bisa kembali lapang dan segar untuk dibuat belajar lagi.
Proses melupakan dibagi menjadi dua jenis, yakni lupa seluruhnya dan lupa sebagian.
Lupa seluruhnya adalah saat otak teman-teman tidak bisa menemukan gambaran mengenai suatu ingatan.
Hal ini disebabkan otak teman-teman menilai bahwa ingatan tersebut sudah tidak berguna lagi dan menghapusnya.
Lalu ada lupa sebagian, yakni saat otak hanya menghilangkan beberapa bagian dari ingatan.
Ingatan dalam kasus lupa sebagian ini bisa dikembalikan dengan memeriksa sumber ingatan lagi.
Misalnya, lupa dengan pelajaran, yang dapat dikembalikan dengan membaca ulang buku.
Sel pada otak, disebut sel engram adalah yang membantu otak menyimpan ingatan.
Saat otak melakukan pembersihan ingatan, sel engram ini juga ikut diperbarui.
Otak yang memiliki sel engram baru memiliki keadaan yang jauh lebih baik.
Jika teman-teman merasa cemas saat melupakan sesuatu, sebenarnya itu hal wajar yang menandakan otak teman-teman terus berkembang.
• Gempa di Darat Magnitudo 5,6 SR Minggu 23 Januari 2022 Pukul 10.21 Siang, Ini Lokasinya