Penanganan Covid
Ini yang Harus Kita Lakukan untuk Cegah Omicron, Menurut Ahli
Omicron disebut lebih mungkin menginfeksi bagian saluran pernapasan bagian atas dibandingkan paru-paru.Salah satunya tenggorokan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada hasil penelitian terbaru mengenai omicron, varian baru virus corona atau covid 19.
Omicron disebut lebih mungkin menginfeksi bagian saluran pernapasan bagian atas dibandingkan paru-paru.
Salah satunya tenggorokan.
Baca juga: Ini Pemain Inter Milan yang Bikin Juventus Gagal Menang Piala Super Italia Kamis 13 Januari 2022
Baca juga: Gempa Terkini Kamis 13 Januari 2022, Guncang 3 Kali Wilayah Yogyakarta, Info Magnitudo dan Lokasinya
Baca juga: Daftar Politikus yang Jadi Pengurus PBNU 2022-2027, Ada Mantan Menteri Juga yang Masuk Kepengurusan

Ilustrasi varian baru virus corona, yakni varian Omicron ((The Scotsman))
Inilah yang membuat varian Omicron ini lebih mudah menular meski memang tidak mematikan seperti varian Covid-19 yang lain.
Bisa mudah menular karena orang yang sudah terinfeksi dapat menyemburkan jutaan virus/ viral load dari rongga hidung dan tenggorokan/ larynx pharynx, dan dapat menyemburkan sejauh 2m /6 feet.
“Perlu kita terapkan semboyan dalam diri kita “jangan tertular dan tidak menularkan," ujar Mantan Menteri Kesehatan RI Dr Achmad Sujudi, Rabu (12/1/2022).
Meski menilai Pemerintah sudah berupaya keras menekan angka kasus baru covid-19 di Indonesia terutama saat menjelang akhir tahun dengan berbagai cara.
Antara lain melalui penghapusan cuti bersama demi mencegah masyarakat pergi liburan yang menyebabkan kerumunan dan ramainya tempat-tempat wisata.
Namun ternyata, upaya itu masih kurang maksimal karena pada awal tahun 2022 justru angka kasus baru Covid-19 kembali meningkat.
Hal itu ditambah lagi Covid-19 varian Omicron yang sudah mulai masuk ke Indonesia.
Mekanisme Penularan Omicron hingga Mengineksi Saluran Pernafasan Atas
Sujudi menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut kita harus memahami mekanisme penularannya.
"Dari virus menyebar diudara dan jatuh dipermukaan benda, kontak dengan kita dan masuk ke badan kita lewat “Port d'entre” yang tidak lain adalah hidung, mulut dan mata, terutama hidung yang merupakan saluran utama pernapasan kita,” beber Dr Achmad Sujudi.
Untuk itu cara menghindari virus ini harus dilakukan dengan tepat.