Breaking News:

Virus Corona

Polisi Dalami Praktik Jual Beli Vaksin Booster Ilegal, Pemerintah Tak Terlibat Peredaran

Praktik jual beli vaksin booster ilegal diduga terjadi di Kota Surabaya. Pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya pun terus mendalami dugaan tersebut.

Penulis: Ventrico Nonutu | Editor: Ventrico Nonutu
KOMPAS.COM/MUCHLIS
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Praktik jual beli vaksin booster ilegal diduga terjadi di Kota Surabaya.

Pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya pun terus mendalami dugaan tersebut.

Sejumlah saksi pun mulai dimintai keterangan.

Baca juga: Akting Fujianti Utami Dipuji-puji, Adik Mendiang Bibi Ardiansyah Dipilih Mainkan Peran Utama

Baca juga: Sosok Mayjen Untung Budiharto, Mantan Tim Mawar Dibentuk Prabowo, Kini Dilantik Jadi Pangdam Jaya

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, penyidik sudah memeriksa beberapa saksi yang berkaitan dengan dugaan praktik tersebut.

Hinggap kini, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap para saksi tersebut.

Dalam waktu dekat, hasilnya akan disampaikan.

"Sudah ada beberapa saksi yang dilakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus jual beli vaksin booster tersebut," katanya saat dihubungi TribunJatim.com (grup SURYA.co.id), Selasa (11/1/2022).

Namun, ungkap Gatot, pihaknya telah mendapat kepastian bahwa praktik tersebut tidak menemukan unsur keterlibatan pemerintah.

"Hasil pemeriksaan penyidik, tidak ada keterlibatan pihak pemerintah, dalam praktik itu," jelasnya.

Terkait pasokan vaksin booster yang diperjualbelikan itu, ternyata merupakan pasokan vaksin sisa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved