Breaking News:

Berita Sangihe

Pernikahan Dini Dampak Penyumbang Stunting di Kabupaten Sangihe

Stunting menjadi masalah nasional yang memerlukan penanganan serius yang diupayakan setiap tahun mengalami penurunan

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Chintya Rantung
Ist/UNICEF
Ilustrasi Pernikahan Dini 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoStunting menjadi masalah nasional yang memerlukan penanganan serius yang diupayakan setiap tahun mengalami penurunan, hal ini juga menjadi tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB).

Kepala Dinas PP dan KB Kepulauan Sangihe Dr Yopi Thungari menjelaskan Dinas PP dan KB tidak saja memiliki tanggungjawab dalam menekan pertumbuhan penduduk, namun berupaya dalam penanganan stunting.

"Kalau untuk program Dinas PP dan KB kita tetap Fokus untuk pengendalian penduduk dan masalah stunting, sesuai dengan evaluasi selama ini masalah stunting dipengaruhi pernikahan yang tak terencana terutama bagi kelompok remaja sangat beresiko," ucapnya.

selaku dinas teknis dalam penanganan Stunting telah dibentuk Tim pendamping keluarga disetiap kampung kelurahan yang beranggotakan tiga orang.

"untuk penanganan Stunting memang kami sudah membentuk Tim pendamping keluarga mereka bertugas untuk mendampingi keluarga dalam pola asuh anak serta pemenuhan gizinya sehingga tidak berisiko Stunting," tambah Kadis.

Dokter Yopi Thungari menambahkan sesuai program kerja Dinas PP dan KB tahun 2022 untuk pengendalian penduduk tetap dilakukan dengan pelayanan metode alat kontrasepsi bagi pria dan wanita.(nel)

Tentang Sangihe

Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud pada tahun 2000.

Ibu kota kabupaten ini adalah Tahuna. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 736,98 km².

Kabupaten Kepulauan Sangihe terletak di antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao, (Filipina) serta berada di bibir Samudera Pasifik.

Wilayah kabupaten ini meliputi 3 klaster, yaitu Klaster Tatoareng, Klaster Sangihe dan Klaster Perbatasan, yang memiliki batas perairan internasional dengan provinsi Davao del Sur, Filipina.

Saat ini Kabupaten Kepulauan Sangihe dipimpin oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana. (nel)

Baca juga: Pantas Jaksa Heran Lihat Ekspresi Herry Wirawan, Reaksinya Saat Dituntut Hukuman Mati & Kebiri Kimia

Baca juga: Wabup William Lotulung Sebut Pengunjung Kantor Bupati Minut Wajib Gunakan Aplikasi Pedulilindungi

Baca juga: Kesal Pinjam Motor Tapi Tak Tanggung Jawab, Seorang Pria Bakar Temannya hingga Luka Parah

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved