Berita Sulut
Anggota DPRD Minta Dianggarkan Uang 'Duduk' Konstituen Saat Reses, Pernah Jadi Temuan BPK RI
DPRD Sulut meminta agar ada anggaran khusus untuk uang 'duduk' konstituen saat reses.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - DPRD Sulut meminta agar ada anggaran khusus untuk uang 'duduk' konstituen saat reses.
Reses merupakan kegiatan rutin setahun 3 kali, di mana Anggota DPRD turun ke daerah pemilihan menemui konstituen atau masyarakat.
Para konstituen ini harus dikumpulkan satu tempat, kemudian diminta menyampaikan aspirasi, unek-unek, keluhan, atau permintaan yang nantinya bakal dilobi Anggota DPRD agar bisa dipenuhi pihak eksekutif.
Setiap reses para Anggota bekali sekitar Rp 45 juta, dalam setahun diadakan 3 kali reses maka diperkirakan setahun dianggaran Rp 135 juta.
Uang itu dipergunakan untuk kebutuhan Anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat semisal sewa tempat, makan minum, sewa sound sistem, atau sewa tenda.
Namun tidak diperkenankan untuk uang duduk atau uang pengganti transport bagi konstituen yang hadir di reses
Uang duduk konstituen ini belakangan jadi polemik, apalagi pernah menjadi temuan BPK RI.
Ketika Anggota DPRD mengucur jatah dana resesnya untuk uang duduk konstituen, itu malah jadi temuan BPK. Belakangan, uang yang sudah diberikan ke konstituen, dimintakan ke Anggota DPRD untuk dikembalikan ke kas negara.
Uang duduk reses ini pun kembali mengemuka saat Rapat Paripurna DPRD Sulut terkait penyampaian aspirasi reses, Selasa (3/1/2022).
Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pun mendengar 'curhat' soal uang duduk reses ini.
Rupanya, Wagub Steven Kandouw menanggapi positif soal uang duduk ini, toh uangnya akan diterima warga yang mengikuti reses Anggota DPRD.
Wagub Steven Kandouw menyampaikan di acara pemerintah ada uang 'duduk' sekadar pengganti transport ketika menghadiri kegiatan. Bahkan ia mencontohkan ketika membuat Peraturan Daerah, peserta yang hadir dapat uang duduk
"Penyusunan Perda saja ada uang duduk, masak reses tidak ada uang duduk," kata Mantan Ketua DPRD Sulut.
Malah, Steven Kandouw khawatir, lama-lama jika dibiarkan tidak ada lagi warga yang ikut menghadiri reses Anggota DPRD
"Fakta ini harus kita pikirkan, supaya tidak punya kendala lagi," ujar Steven Kandouw.
Memang biasanya kalau reses, Anggota DPRD menyiapkan makan untuk konsisten yang hadir, namun jika ada uang 'duduk' lebih bagus lagi
"Kalau makan di rumah juga makan," celetuknya.
Amir Liputo, Anggota DPRD Sulut dari PKS ini termasuk yang paling getol memperjuangkan agar reses ada uang duduknya.
Amir Liputo mengatakan, reses mengharuskan para wakil rakyat mengumpulkan konstituen untuk menyerap aspirasi mereka.
Sayangnya, para peserta yang hadir tidak bisa diberikan uang pengganti transportasi
Amir heran, PNS jika menggelar acara bisa dianggarkan uang duduk atau uang pengganti transpor
"PNS bisa dapat uang transport kenapa rakyat tidak bisa," ujar Mantan Anggota DPRD Manado.
Pasalnya, rakyat yang ikut reses harus meninggalkan pekerjaan.
Uang transportasi untuk konstituen kata Amir jangan diberikan langsung ke Anggota DPRD melainkan ke pihak ketiga dalam hal ini staf sekretariat.
Temuan BPK
Dalam aturannya dana reses dimanfaatkan untuk konsumsi,sewa tempat,sewa peralatan untuk menunjang kegiatan reses
Tapi jadi temuan manakala dana reses Rp 45 juta untuk setiap Anggota DPRD digunakan untuk uang transpor dan uang duduk konstituen yang hadir.
BPK pun pernah melakukan audit dana reses tahun anggaran 2018, dana reses yang diaudit sekitar Rp 4,5 miliar.
BPK RI Perwakilan melakukan audit keuangan, bahkan hingga menggilir pemeriksaan terhadap Pimpinan, Anggota DPRD, dan staf pendamping reses.
Ada sebagian dana yang terpaksa harus dilakukan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) atau dikembalikan ke kas daerah.
Sekadar informasi sekali reses Anggota DPRD mengeluarkan dana Rp 45 juta. Setahun dilakukan reses sebanyak tiga kali, atau menghabiskan paling tidak sekitar Rp 135 juta.
Total ada sebanyak 45 Anggota DPRD yang setiap tahun menyerap aspirasi rakyat lewat reses. (ryo)
Baca juga: Potret Matahari Buatan China, Panasnya 5 Kali Lebih Besar dari Matahari Asli, Berhasil Diluncurkan
Baca juga: Viral Video Petani Bentrok dengan TNI di Sawah, Anak Kecil Jadi Korban yang Dilukai Tentara
Baca juga: Daftar Nama Bayi Laki-laki Islami yang Lahir Tahun 2022, Punya Banyak Arti, Cocok untuk Si Buah Hati