Breaking News:

Berita Sulut

Tak Muncul di DPRD Sulut, JAK Tetap Terima Gaji Rp 400 Juta, Apa Kata Pengamat Politik?

James Arthur Kojongian masih bisa sumringah menerima gaji rapel 10 bulan yang berjumlah hampir 400 juta.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
ryo noor/tribun manado
James Arthur Kojongian 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Masalah anggota DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) masih menjadi hal menarik untuk dibahas. 

Ya, setelah Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  memutuskan untuk tidak melakukan pemecatan kepada JAK, suami dari Michaela Paruntu ini belum juga muncul di gedung cengkih DPRD Sulut

Kendati begitu, walau sudah tak masuk kerja selama kurang lebih 10 bulan, JAK masih bisa sumringah menerima gaji rapel 10 bulan yang berjumlah hampir 400 juta.

Bahkan, JAK baru baru ini absen dalam empat agenda penting DPRD Sulut. Alhasil, kinerja JAK sebagai wakil rakyat pun mulai menuai sorotan dari masyarakat Sulut. 

Menanggapi hal ini, Pengamat Politik Sulut Alfons Kimbal mengatakan persoalan JAK memang harus menjadi perhatian yang serius. 

Walaupun, hasil putusan Mendagri untuk tidak memberhentikan JAK memang harus diikuti dan dihargai.

Masalahnya adalah, ketika JAK tidak jadi dipecat tentu seharusnya dia bisa kembali bekerja sebagai anggota Dewan sebagaimana status tugas dan  tanggungjawabnya. 

"Terlepas dari dia mendapatkan rapel 10 bulan, JAK bisa bekerja atau masuk kerja, masalahnya kenapa dia tidak masuk, berarti ada faktor faktor yang menjadi alasan dibalik itu," jelas Kimbal kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, ini merupakan persoalan etika sebagai anggota dewan. Ada aturan-aturan yang harus dia ikuti, apalagi dia juga menjabat sebagai wakil ketua dewan. 

"Jadi kendati gajinya dibayarkan selama 10 bulan, etika sebagai anggota dewan untuk mengikuti dan menghadiri agenda agenda dewan seharusnya dipenuhi, terlepas mungkin ada alasan-alasan tertentu yang melatarbelakangi," papar Kimbal. 

Jadi persoalan etika inilah yang perlu menjadi perhatian DPRD Sulut bahkan bagi seluruh anggota dewan. 

"Bagaimana pun masyarakat ikut menilai kinerja mereka, apalagi untuk membawa aspirasi aspirasi masyarakat di Sulut," pungkas Kimbal. (Mjr).

Wagub Sulut Steven Kandouw Berikan Angka 9,2 untuk Kinerja DPRD Sulut

Masih Ingat Ira Wibowo? Sudah 9 Tahun Berpisah, Kini Tetap Berhubungan Baik dengan Katon Bagaskara

Kapolres Bitung dan Kapolsek Pastikan Prokes saat Vaksin Anak 6 – 11 Tahun

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved