Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Hari Ini Rekon Kasus Kematian Sejoli di Nagreg Digelar, Keluarga Minta Kolonel P Dihukum Berat

Keduanya menjadi korban kecelakaan di Nagreg, Jawa Barat dan jasadnya dibuang di Sungai Serayu, Cilacap, Jawa Tengah oleh tiga anggota TNI AD.

Instagram @infojawabarat
Fakta terbaru kasus kecelakaan di Nagreg. Foto: Mobil Isuzu Panther hitam bernopol B 300 Q yang menabrak Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) (kiri), sosok penabrak (kanan). 

Kolonel P Jadi Otak Pembunuhan Sejoli di Nagreg

Adapun tiga anggota TNI AD yang terlibat adalah Kolonel Infanteri Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu A Sholeh.

Andika menyebut, Kolonel P adalah dalang di balik pembunuhan keji yang melibatkan sejoli Handi dan Salsabila.

Hal itu setelah ketiga oknum anggota TNI menjalani pemeriksaan secara bersama-sama.

"Kami akhirnya bisa mengkonfrontir, tiga-tiganya bahkan dalam satu pemeriksaan."

"Dan memang yang menjadi inisiator dan sekaligus pemberi perintah untuk tindakan yang masuk dalam beberapa pasal termasuk pembunuhan berencana ini adalah kolonel P," kata Andika, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin (1/1/2022).

Setelah didapatkan dalang di balik pembunuhan tersebut, Andi menambahkan rekontruksi kejadian akan segera dilakukan.

Tepatnya pada Senin (3/1/2022) di Nagreg, Jawa Barat.

"Sehingga memang hari senin Besok akan dilakukan rekontruksi di TKP Nagreg."

"Kemudian apabila tidak terlalu lama, maka langsung ke TKP Kedua di Jembatan Sungai Serayu," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Besok Rekon, Keluarga Minta Kolonel Priyanto Dihukum Berat, Otak Pelaku Pembuangan Sejoli di Nagreg

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved