Berita Minahasa
Antisipasi Omicron, Dinkes Minahasa Maksimalkan Vaksinasi dan 3T Selama Libur Nataru
Jelang Libur hari raya Natal dan Tahun baru 2022, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kesehatan terus melakukan langkah penanganan CovID 19
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jelang Libur hari raya Natal dan Tahun baru 2022, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kesehatan terus melakukan langkah-langkah penanganan Covid-19.
Diketahui, saat ini Pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menetapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Nataru di Indonesia.
Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan covid-19, pada hari raya Natal dan Tahun Baru.
Apalagi saat ini Satgas Covid-19 mendeteksi masuknya virus covid-19 varian Omicron di Sulut.
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr Maya Rambitan mengatakan pihaknya saat ini sementara gencar melakukan kegiatan penanganan covid-19.
Diantarannya, mengantisipasi masuknya varian baru Omicron dan penambahan kasus covid di Minahasa, pihaknya terus melakukan langkah 3T, Tracing, Tracking dan Treatment dilapangan.
"Iya selama libur Nataru kami terus memaksimalkan penanganan covid dengan melakukan tracing dilapangan dari tim surveilens puskesmas untuk mengantisipasi penularan kasus covid-19 di masyarakat," jelas Rambitan kepada Tribunmanado.co.id, Senin (20/12/2021).
Disamping itu, kata Kadis Kesehatan, kegiatan vaksinasi juga terus digenjot, dengan dilakukan door to door ke rumah warga.
Dikatakannya, berbagai upaya terus dilakukan hingga ke desa desa supaya masyarakat Minahasa bisa divaksin.
"Kita upayakan segala cara, diantarannya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang belum divaksin, serta berkoordinasi dengan setiap puskesmas untuk membuka posko di setiap desa," jelas Rambitan.
"Saya juga mengajak masyarakat jangan kendor Prokes dan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan mengikuti vaksinasi covid-19," imbaunya.
Sementara itu, Kepala Bidang P2 Dinkes Minahasa dr Maxi Umboh menambahkan, walaupun belum terdeteksi varian baru Omicron, tren kasus Covid-19 di Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan penurunan yang signifikan, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya penambahan kasus positif.
"Jadi sejak awal Desember lalu sampai hari kemarin tidak ada penambahan kasus positif Covid-19, dan untuk varian Omicron sendiri sampai sekarang ini belum ada di Minahasa," sebutnya.
Dikatakannya, data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, sampai saat ini total yang terkonfirmasi sebanyak 4225 kasus yang terdiri dari 4029 kasus sembuh, 194 kasus meninggal, dan 2 kasus aktif dirawat.
Angka vaksinasi gabungan yang dilakukan bersama dengan Polres Minahasa dan Kodim 1302/Minahasa mencapai angka 57,49 persen untuk dosis pertama, dan 40,65 persen untuk dosis kedua.