Berita Manado
Wali Kota Manado Beber Kebiasaan Orang Jepang Saat Menegak Miras
"Data dari Polres Manado ada 800 - an kasus kriminalitas tahun ini di Manado yang didominasi kasus penganiayaan. Penyebabnya ditengarai karena miras."
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Wali Kota Manado Andrei Angouw mengimbau warga Manado menjauhi miras saat hari raya Natal dan Tahun Baru nanti.
Menurut dia, miras merupakan penyebab utama dari tingginya akan kriminalitas di Manado.
"Data dari Polres Manado ada 800 - an kasus kriminalitas tahun ini di Manado yang didominasi kasus penganiayaan. Penyebabnya ditengarai karena miras," kata dia Jumat (17/12/2021).
Ia minta tokoh agama membantu pemerintah dan aparat kepolisian dalam upaya mengatasi kriminalitas.
Imbauan tokoh agama, kata dia, biasanya lebih ampuh.
"Saya minta bantuan tokoh agama," kata dia.
Beberapa waktu lalu dalam natal Pemkot Manado, Andrei Angouw membeber kebiasaan orang Jepang kala minum minuman keras yang sebutnya beda dengan orang Manado.
"Orang Jepang itu menegak miras tapi tidak bikin ribut, jalannya biasa. Bagus kalu disini demikian juga," ujar dia.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam surat edaran melarang penjualan, perdagangan dan konsumsi miras di tempat umum.
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km².
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. (Art).
• 24 Maret 2024 Ibu Kota Negara Jadi Pindah, Fraksi PKS: Saya Rasa Ini Sangat Berat Sekali
• Jelang Natal, Harga Cabai di Manado Melonjak Setengah dari Harga Normal
• Baim Wong Dikabarkan Dapat Peran di Sinetron Ikatan Cinta, Kini Pamer Foto Bareng Amanda Manopo