Berita Bitung
Tim Gabungan Temukan Produk Pangan Kadaluwarsa di Bitung
Menurut Rolin Dipan Kepala Bagian Perekonomian setda Kota Bitung, sidak itu dilaksanakan menghadapi perayaan hari raya natal dan tahun baru (Nataru).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tim gabungan pemerintah Kota Bitung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak).
Sejumlah produk pangan tidak berizin, kode produksi yang tidak sesuai, kenaikan harga cabai dan bawang merah serta bawang putih, berhasil ditemukan.
Menurut Rolin Dipan Kepala Bagian Perekonomian setda Kota Bitung, sidak itu dilaksanakan menghadapi perayaan hari raya natal dan tahun baru (Nataru).
Dan dilaksanakan oleh Tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Kota Bitung, di beberapa titik.
Seperti di pasar tradisional, mini market, pertokoan dan agen LPG.
“Jadi hasil sidak yang kami lakukan Selasa kemarin, ditemukan banyak produk pangan yang telah kadaluwarsa, kemasan rusak, kaleng penyok dan ada produk yang tidak tercantum masa kedaluwarsanya,” tutur Rolin Dipan Kabag Perekonomian kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).
Rolin Dipan jelaskan, sidak kali ini dilakukan berdasarkan surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, tanggal 8 Desember 2021.
"Perihal menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pada natal tahun 2021 dan tahun baru 1 Januari 2022, serta surat perintah dari Sekda Kota Bitung," ujar dia.
Target dan tujuan dari pelaksanaan sidak, menurut Rolin Dipan, untuk mendapatkan informasi tentang ketersediaan produk menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.
Selain itu untuk mengawasi produk yang beredar di masyarakat sehingga masyarakat dapat merasa aman mengonsumsi produk yang ada di pasaran.
Produk-produk yang ditemukan, kata Dipan, antara lain biskuit, minuman ringan, topping donat, mis instan, mie telor, susu krimer dan beberapa produk industri rumah tangga yang tidak berizin.
Produk-produk tersebut ditemukan di beberapa toko swalayan di pusat kota dan Girian.
Ada pula, katanya, produk makanan ringan ada yang memiliki kode produk yang tidak sesuai. Hal ini dipastikan oleh pihak Dinas Kesehatan.
Di pasar Girian tim menemukan fakta kenaikan harga cabai yang mencapai Rp100 ribu pe kg karena kurangnya pasokan.
Bawang merah dan bawang putih mencapai Rp35 ribu per kg. Sedangkan tomat turun drastis mencapai Rp5 ribu per kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tim-gabungan-pemerintah-kota-bitung-melaksanakan-inspeksi-mendadak-sidak-0.jpg)