Gempa Bumi
Gempa Tadi Pukul 09.23 WIB Kamis 9 Desember 2021, Guncang Jawa Barat, Ini Info BMKG Magnitudonya
Gempa bumi terkini melanda di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Kamis (09/12/2021) pagi.
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: Dewangga Ardhiananta
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan para pendaki, menurut Dani, juga direkomendasikan agar tidak turun ke dasar Kawah Ratu dan turun atau mendekat ke kawah-kawah aktif lain Gunung Tangkuban Parahu.
"Warga juga tidak boleh menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu, terlebih ketika cuaca mendung dan hujan karena terdapatnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan manusia," ujarnya kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, Minggu (5/12).
Kondisi serupa, ujar Dani, juga terjadi di Gunung Papandayan di Garut.
Masyarakat di sekitar Gunung Papandayan, pengunjung, wisatawan, dan pendaki juga tidak diperbolehkan beraktivitas dan menginap dalam kawasan bukaan kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Papandayan yaitu, Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, Kawah Manuk/Balagadama dalam radius 500 meter, serta ketika cuaca mendung dan hujan.
Masyarakat di sekitar Gunung Papandayan, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Papandayan juga harus mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului gejala-gejala vulkanik yang jelas.
Dani mengatakan, selain dua gunung api tadi, ada lima gunung api lain yang terus dipantau di Jawa Barat, yakni Gunung Salak di Sukabumi dan Bogor; Gunung Gede di Cianjur, Bogor, dan Sukabumi, Api Guntur; Gunung Guntur di Garut; Gunung Galunggung di Tasikmalaya dan Garut; dan Gunung Ciremai di Kuningan dan Majalengka.
"Berdasar info dari Vulkanologi, sejauh ini dari tujuh gunung berapi aktif yang ada di Jabar statusnya masih aman semua," ujar Dani.
"Namun, untuk kesiapsiagaan, di setiap kabupaten atau kota di sekitar gunung berapi tersebut telah disusun rencana kontijensi," katanya.
Gunung Semeru mengalami erupsi, Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.20 WIB. Erupsi Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh, serta asap pekat berwarna abu-abu. Selain menimbulkan korban jiwa, erupsi juga mengakibatkan puluhan korban luka hingga sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat.
(TribunJabar.id/syarif abdussalam)
Berita Terkait Gempa Bumi Lainnya
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Gempa Bumi Beruntun di Jabar Bukan karena Erupsi Gunung Semeru dan Merapi, Ini Penjelasan BMKG