Breaking News:

Berita Minahasa

Patung Monumen Schwarz dari Tembaga Jadi Kado Natal Buat Masyarakat Minahasa

Patung misionaris Schwarz ini telah dipugar dan dibuat dari tembaga dan dikerjakan oleh pematung asal Yogyakarta, Dunadi.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Majer Lumantow
Monumen Patung Johann Gottlieb Schwarz yang dibuat dari tembaga kini telah tiba di Langowan, Kabupaten Minahasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Monumen Patung Johann Gottlieb Schwarz yang dibuat dari tembaga kini telah tiba di Langowan, Kabupaten Minahasa. 

Sebelumnya, Patung misionaris Schwarz ini telah dipugar dan dibuat dari tembaga dan dikerjakan oleh pematung asal Yogyakarta, Dunadi selama kurang lebih empat bulan.

Pemugaran patung Schwarz ini atas inisiatif dari Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto adalah untuk mengenang tempat kelahiran dari sang ibu Dora Sigar. 

Terletak di depan gereja GMIM Sentrum Langowan, patung ini memiliki tinggi enam meter, dan ditopang menggunakan enam pilar penyangga yang semakin memperkokoh berdirinya replika dari pembawa Injil di tanah Minahasa ini.

"Jadi Pemugaran tersebut dilakukan atas persetujuan warga Langowan, para pendeta, Bupati Minahasa Royke Octavian Roring, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dan Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina," ungkap Koordinator Lapangan Ferdinand Mewengkang kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (7/12/2021).

Dikatakan Mewengkang, setelah semua prosedur dilaksanakan, maka dilakukan peletakan batu pertama tanggal 6 Juni 2021, yang menandai dimulainya proses pemugaran patung tersebut.
 
"Nah pada tanggal 21 November patung tersebut dikirim dari Yogyakarta menuju Surabaya, dan pada tanggal 23 November diberangkatkan dari Surabaya ke Manado dan tiba di pelabuhan Bitung," jelasnya.

Dan setelah menyelesaikan proses administrasi, akhirnya Patung Schwarz tiba di Langowan, pada Kamis pekan lalu.

"Dalam waktu dekat ini akan segera diresmikan" kata Mewengkang.

Sementara itu, Koordinator Teknis Renovasi Patung Schwarz Royke Mamahit menambahkan untuk pengerjaan secara keselurahan sudah rampung, hanya tinggal proses finishing.   

"Pengerjaan ini akan diusahakan rampung sebelum Hari Raya Natal, dan akan menjadi hadiah Natal bagi umat Kristen di Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Minahasa dan Langowan," pungkas Mamahit. (Mjr)

Ombak Tinggi Terjang Pesisir Teluk Manado, Warga Asyik Menonton dari Jembatan Boulevard II

28 Pejabat Minsel Ikut Seleksi Lelang Jabatan Eselon II

Hoaks Penculikan Anak di Minut, dari Tempat Pijat hingga Pria dan Wanita Bertengkar

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved