Berita Sulut
Padat Karya BPTD XXII Sulut dan Herson Mayulu Berdayakan 100 Warga Manado Terdampak Pandemi Covid-19
BPTD XXII bersama dengan Anggota DPR RI asal Sulut, Herson Mayulu menggelar Program Padat Karya di Kota Manado.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XXII bersama dengan Anggota DPR RI asal Sulut, Herson Mayulu menggelar Program Padat Karya di Kota Manado.
Padat karya ini berlangsung lima hari, Selasa hingga Sabtu (07-11/12/2021) di Kota Manado.
Program ini melibatkan sedikitnya 100 orang warga Kota Manado sebagai pekerja.
Kepala BPTD Wilayah XXII Sulut, Reinhard Ronald menjelaskan, program padat karya ini merupakan program kolaborasi Ditjen Perhubungan Darat dan Anggota DPR RI Herson Mayulu.
"Sebagaimana amanat pemerintah, program padat karya ini bertujuan membantu pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19," kata Reinhard saat pembuatan padat karya di Lapangan Sparta TIkala, Selasa pagi (07/12/2021).
Ia pastikan, 100 warga yang dilibatkan semuanya terdampak pandemi Covid-19.
"Harapan kami saudara-saudara yang terdampak Covid-19 bisa bangkit lagi. Apalagi saat ini sudah menjelang Natal dan Tahun Baru," katanya lagi.
Selama lima hari, para pekerja akan melakukan pengecatan kanstin (beton median, pembatas jalan dan trotoar) jalan nasional di Manado.
Selain itu, pekerja akan melakukan pembersihan di sisi jalan nasional mulai dari Bandara Sam Ratulangi hingga pusat Kota Manado.
"Dengan adanya pekerjaan ini, fasilitas jalan nasional terpelihara sehingga keselamatan pengendara dan pejalan kaki juga terjamin," katanya.
Sekda Kota Manado, Mickler Lakat mengapresiasi BPTD XX Sulut yang mengalokasikan program itu ke Manado.
"Kegiatan ini positif. Menjelang akhir tahun bisa mengerdayaka masyarakat di Manado yang terdampak Covid-19," katanya.
Mickler berpesan agar dalam bekerja mengutamakan keamanan dan keselamatan. "Jangan lupakan ram pengaman dan selalu hati-hati," katanya.
Katanya, program padat karya itu sejalan dengan misi Kota Manado Maju Sejahtera. "Program padat karya ini sinkron dengan tujuan mewujudkan keamanan kenyamanan bagi masyarakat Manado," jelasnya.
Arvin Ahia (21), satu di antara pekerja padat karya mengaku senang bisa dilibatkan dalam program itu.
"Syukur bisa dapat kerjaan karena menjelang akhir tahun banyak kebutuhan," kata warga Teling Bawah, Wanea, Manado.(ndo)
Baca juga: Pemprov Sulut Masih Berpedoman Penerapan PPKM Level III di Saat Natal dan Tahun Baru
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 21.50 WIB, Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta saat Menyebrang
Baca juga: Cuaca Ekstrem Kembali Melanda Kota Manado, Hanya Satu Kapal Berangkat dari Pelabuhan Manado