Natal dan Tahun Baru

5 Pembatasan yang Diterapkan Selama Libur Nataru tapi Bukan PPKM Level 3 Namanya

Benarkah menjelang dan pasca Natal dan Tahun Baru bebas bepergian, setelah pembatalan Pemberlakuan PPKM Level 3 ?

Editor: Aswin_Lumintang
Tribunnews/Irwan Rismawan
Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Benarkah menjelang dan pasca Natal dan Tahun Baru bebas bepergian, setelah pembatalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ?

Apa saja aturan yang diterapkan selama libur Natal dan Tahun Baru ?

Pemerintah membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang rencananya akan diterapkan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Namun, kebijakan tersebut dibatalkan karena penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan dan terkendali.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Kompas.com)


Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menekankan bahwa semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan terutama mengingat munculnya varian baru Omicron yang sudah dikonfirmasi di beberapa negara.

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri."

"Namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Menko Luhut dalam keterangan persnya, Senin (6/12/2021), dikutip dari maritim.go.id.

Luhut kemudian menjelaskan, perbatasan Indonesia akan tetap diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia.

Melalui penguatan 3T (testing, tracing dan treatment) dan percepatan vaksinasi dalam satu bulan terakhir, Indonesia saat ini lebih siap dalam menghadapi momen Nataru.

Testing dan tracing tetap berada pada tingkat yang tinggi, meski kasus rendah, dan lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Wawancara Dengan Merry Karouwan Dalam Program Tribun Manado Business Talk

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 06.30 WIB, Seorang Perempuan Pelajar Tewas, Motor Korban Masuk ke Sawah


 
Merespon perkembangan tersebut, Pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah.


Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan.

Keputusan ini juga didasarkan pada capaian vaksinasi dosis satu di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved