Berita Sitaro
Capaian Vaksinasi Lima Kampung di Sitaro di Bawah 50 Persen
Dari 93 kelurahan dan kampung yang ada di Sitaro, masih terdapat lima kampung yang capaian vaksinasinya di bawah angka 50 persen.
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Program vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Covid-19 terus digenjot Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Data terakhir yang diperoleh tribunmanado.co.id per tanggal 28 November 2021, capaian vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Sitaro telah menyentuh angka 70 persen atau sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat.
Namun demikian, dari 93 kelurahan dan kampung yang ada di Sitaro, masih terdapat lima kampung yang capaian vaksinasinya di bawah angka 50 persen.
seperti Kampung Kanang dan Kampung Dame I Kecamatan Siau Timur, Kampung Lahopang Kecamatan Siau Timur Selatan, Kampung Kisihang Kecamatan Tagulandang Selatan serta Kampung Dalinsaheng Kecamatan Biaro.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro menunjukan capaian vaksinasi di Kampung Kanang baru menyentuh angka 34,95 persen, Kampung Dame I 38,62 persen.
Kemudian Kampung Lahopang 43,52 persen, Kampung Kisihang 49,41 persen serta Kampung Dalinsaheng 49,25 persen.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule meminta agar kepala-kepala wilayah, baik Camat maupun Kepala Desa untuk bersikap proaktif dalam mendukung upaya percepatan vaksinasi di wilayah masing-masing.
“Kami tetap berharap agar para Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya masih belum mencapai 70 persen, bahkan masih ada yang di bawah 50 persen agar lebih optimal lagi dalam upaya percepatan vaksinasi,” ujar Raule, Rabu (1/12/2021).
Kepala Desa (Kapitalau) Dame I, Herry Bukasiang yang dihubungi tribunmanado.co.id menjelaskan, dari hasil pendataan Pemerintah Kampung Dame I, jumlah masyarakat yang telah melakukan vaksinasi hampir mencapai 60 persen.
“Setelah kita turun lapangan, data itu (Dinas Kesehatan) tidak sesuai. Karena data 151 (penerima vaksin dosis satu) itu hanya dari Puskesmas Ulu saja.
Sementara ada masyarakat kami yang melakukan vaksinasi di tempat lain, termasuk di luar Sitaro,” terang Bukasiang.
Menurut Bukasiang, dari total sasaran 391 masyarakat Kampung Dame I, sekira 232 orang telah melakukan vaksinasi, baik di Puskesmas Ulu sebagai fasilitas kesehatan di wilayah Siau Timur mapun tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi lainnya.
"Kalau dipersentasekan sudah mendekati 60 persen,” ujar Bukasiang.
Meski begitu, ia mengaku masih ada sebagian masyarakat diwilayahnya yang enggan untuk melakukan vaksinasi, khususnya dosis kedua dikarenakan maraknya informasi bohong tentang dampak dari vaksinasi.
“Tapi kami tetap rutin turun lapangan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang telah termakan informasi-informasi hoa,” kuncinya.