Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Pria Ini Tega Nikahkan Putri Belianya Dengan Pria Tua, Demi Makan dan Lunasi Utang

Nama pria tersebut Fazal, memutuskan untuk menikahkan putrinya yang masih di bawah umur karena desakan ekonomi.

Editor: Alpen Martinus
Foto: pexels.com/Danu Hidayatur Rahman
Ilustrasi Menikah 

Ketiga gadis itu, semuanya diperkirakan berusia di bawah 13 tahun, menikah pada hari yang sama.

"Jumlah kasus telah meningkat begitu banyak karena kelaparan. Orang tidak punya apa-apa dan tidak bisa memberi makan anak-anak mereka," kata Frogh.

"Ini sepenuhnya ilegal, dan tidak diperbolehkan dalam agama," tambahnya.

UNICEF mengatakan telah memulai program bantuan tunai untuk membantu mengurangi risiko kelaparan dan pernikahan anak, dan bekerja sama dengan para pemimpin agama untuk menghentikan upacara yang melibatkan gadis di bawah umur.

Sebelum Taliban mengambil alih, usia pernikahan minimum yang sah adalah 16 tahun untuk anak perempuan, di bawah usia minimum yang diakui secara internasional yaitu 18 tahun.

Taliban mengatakan mereka hanya mengakui hukum Syariah yang tidak menetapkan usia minimum, membiarkannya terbuka untuk interpretasi.

Data nasional terbaru menunjukkan 28 persen anak perempuan di Afghanistan menikah sebelum mereka mencapai usia 18 tahun, dan 4 persen sebelum usia 15 tahun.

Tetapi Frogh dan aktivis hak-hak perempuan Afghanistan Jamila Afghani memperkirakan bahwa hingga setengah dari anak perempuan dapat dipaksa menikah sebelum mereka berusia 18 tahun jika krisis berlanjut.

Anak perempuan yang menikah di usia muda berisiko lebih tinggi mengalami pemerkosaan dalam perkawinan, kekerasan dalam rumah tangga, eksploitasi, dan komplikasi kehamilan yang berbahaya.

"Itu menghancurkan hidup mereka, kesehatan psikologis, emosional, fisik dan seksual mereka," kata Afghani.

"Gadis-gadis ini sering diperlakukan sebagai pelayan, sebagai budak."

Afghani mengatakan para aktivis baru-baru ini melakukan intervensi untuk menghentikan pernikahan seorang gadis berusia sembilan tahun dengan seorang pria berusia 30-an untuk mahar 50.000 Afghani (US$538) di provinsi Ghazni di tenggara.

(Tribunnews.com/Yurika)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Demi Lunasi Utang Puluhan Juta, Ayah Nikahkan Putrinya Berusia 13 dan 7 Tahun kepada Pria Tua

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved