Kebakaran
Info Terbaru, Penyebab Kebakaran Tangki Pertamina di Cilacap, Ada yang Terekam CCTV
Terekam 2 kamera CCTV kilatan petir menyambar kilang minyak Pertamina di Cilacap. Berikut pernyataan polisi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Perkembangan hasil pemeriksaan polisi terkait penyebab kebakaran tangki Pertamina di Cilacap.
Ada yang terekam kamera CCTV.
Yang terjadi sebelum kebakaran kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah
Baca juga: Jumlah Polwan di Indonesia 24.722 Personel, Ada 3 yang Berpangkat Brigjen,
Baca juga: Mencuat Habib Rizieq Shihab Dikurung di Sel Bawah Tanah, Polri Sebut Sangat Layak
Baca juga: Harga Obat Corona Molnupiravir di Bawah Rp 1 Juta, Menteri Kesehatan: Nggak Terlalu Mahal
Kebakaran kilang Pertamina terlihat dari permukiman warga di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021).(KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Sebelum kebakaran terjadi, pada Sabtu (13/11) malam tertangkap kamera pemantau alias CCTV ada kilatan petir yang menyambar kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah,
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan tim penyidik telah memeriksa 7 kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kilang minyak Pertamina di Cilacap.
Hasilnya, 2 kamera CCTV menangkap adanya kilatan petir menyambar kilang minyak.
Tak lama setelah itu, kemudian timbul percikan api yang menimbulkan kebakaran di tangki area 36T102.
"Telah dilakukan pemeriksaan terhadap 7 CCTV. Dari 2 CCTV di sekitar TKP didapati informasi pada pukul 19.10 WIB adanya kilatan cahaya atau petir lalu tidak berselang lama timbul kebakaran akibat petir menyambar tangki area 36T102," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/11/2021).
Ia menyampaikan dugaan tersebut diperkuat berdasarkan pemeriksaan seorang saksi yang berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Tangkapan layar video amatir rekaman warga Cilacap saat terjadi kebakaran di Kilang Minyak Pertamina Cilacap (istimewa via Tribunnews)
Saksi itu menyatakan ada dua titik petir dengan jarak 45 Km dan 12 Km.
"Sehingga sementara ini penyidik Polda Jawa Tengah menduga bahwa penyebab kebakaran sesuai keterangan saksi dan dari petunjuk CCTV adalah induksi akibat sambaran petir," ungkap dia.