Breaking News:

Berita Bolsel

Dampak Aktivitas Tambang Ilegal di Tobayagan Bolsel Mulai Dirasakan Warga

Ketua pemuda Desa Tobayagan Iman Vandeim mengatakan, sudah setahun air sungai keruh akibat aktivitas PETI di Hulu Tobayagan.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Indra Lapa
Dampak dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah. 

"Satu hari itu masih memenuhi kebutuhan. Sekarang pengeluaran yang paling banyak, sudah bukan pemasukan lagi karena harus mencari ikan di kejauhan dari pantai ini (Sahari sambil mengarahkan tangannya kedepan)," kata dia.

Kekesalan pak Sahari juga diutarakan Urip Mokoagow, salah satu warga Tobayagan yang melakukan Aksi di DPRD Bolsel kemarin.

Ia menyampaikan, pengaruhnya tidak hanya pada Nelayan tapi juga pada Petani.

"Biasanya jika banjir terjadi sebelum ada aktivitas PETI persawahan masih bisa dipanen, tapi sekarang sudah tidak bisa di Panen lagi karena sudah ada lumpur sehingga tanaman mati," jelas Urip Mokoagow.

Urip menambahkan, wakil rakyat jangan hanya diam ketika ada oknum Perusahaan yang tidak bertanggungjawab.

Pihaknya sudah 2 kali naik ke lokasi PETI untuk melakukan Aksi penolakan.

"Kami mohon, tolonglah keselamatan masyarakat. Kalau pemerintah tidak menanggapi ini, lebih baik racun saja sungai ini kemudian semua masyarakat Tobayagan masuk kesungai, supaya semuanya mati."

"Itu lebih baik dari pada tersiksa setengah-setengah," tutur dia.

Tentang Bolsel

Kabupaten Bolsel adalah satu dari 15 kabupaten / kota di Sulawesi Utara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved