Breaking News:

Berita Minsel

Tawuran, Kelompok Pemuda Desa Poopok Barat dan Pontak Satu Minsel Berdamai

Permusuhan antara kelompok pemuda Desa Poopo Barat dan Desa Pontak Satu, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berakhir

Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
Kiriman Kapolsek Ranoyapo
Pemuda Desa Poopo Barat dan Desa Pontak Satu, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan berdamai 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -Permusuhan antara kelompok pemuda Desa Poopo Barat dan Desa Pontak Satu, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), berakhir.

Kedua kelompok yang sempat tawuran pada pekan lalu, berdamai setelah mereka melaksanakan pertemuan dan berdialog.

Pertemuan kedua kelompok ini diprakarsai oleh Polsek Ranoyapo, Koramil dan Pemerintah Kecamatan Ranoyapo serta pemerintah desa masing-masing.

"Iya. Kedua kelompok pemuda yang awalnya sempat bermusuhan dan saling serang sudah berdamai," aku Ipda Eko Sutarman, Kepolsek Ranoyapo, saat dihubungi TRIBUNMANADO.CO.ID, Senin (1/1/2021).

Dijelaskan Eko Sutatman, pada Minggu (31/10/2021), Polsek Ranoyapo memediasi pertemuan kelompok pemuda warga Desa Poopo Barat dan Desa Pontak Satu, Kecamatan Ranoyapo.

Pertemuan dua kelompok pemuda ini disaksikan Kapolsek Ranoyapo Ipda Eko Sutarman, Camat Franklin Mokoagow, Danramil Kapten Inf Ferdinand Tedampa, tokoh masyarakat serta hukum tua Desa Poopo Barat dan Desa Pontak Satu.

"Dialog berjalan sesuai yang diharapkan. Kedua kelompok pemuda mengakui kesalahan mereka dan sudah saling memaafkan," ungkap Eko Sutarman.

Tidak hanya saling memaafkan, perwakilan kedua kelompok pemuda itu juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan perbuatan melawan hukum.

"Mereka saling meminta maaf, menyatakan tidak lagi keberatan dan berjanji tidak mengulangi lagi tindakan yang baru-baru mereka lakukan," imbuh Eko.

Camat Ranoyapo, juga memberikan apresiasi terhadap langkah Polsek Ranoyapo dan kedua kelompok pemuda yang sempat berselisih.

"Salut buat Polsek Ranoyapo yang telah memediasi masalah ini sehingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat bisa kondusif. Terima kasih juga buat kedua kelompok pemuda yang sudah berjanji untuk tidak mengulangi tindakan yang mengganggu keamanan," papar Franklin Mokoagow.

Sebelumnya, kedua kelompok pemuda ini sempat berselisih paham.

Diduga perselisihan itu akibat ketersinggungan yang disebabkan oleh bunyi bising knalpot sepeda motor.

Perselisihan itu berujung pada aksi saling lempar batu antar dua kelompok massa pada beberapa hari lalu.

Beruntung perkelahian ini tidak meluas hingga melibatkan warga kampung.(rul)

Baca juga: BERITA FOTO, Suasana Ibada di Gereja Santo Ignatius Manado

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 06.00 WIB, 1 Pemotor Tewas di Tempat, Mobilio Hantam Scoopy dan Vario

Baca juga: Olly Dondokambey dan Andrei Angouw Sering Jalan ke Taman Kota Manado

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved