Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan

Danu Mengaku Tertekan Bersaksi di Kasus Pembunuhan Subang, Beri Pengakuan Tak Terduga Soal Yoris

Apakah tekanan ini ada orang di belakangnya yang menekan mengancam dla, atau karena tekanan batin karena dia masih sangat muda, masih 21 tahun.

Editor: Indry Panigoro
Kolasetribunmanado channel youtube heri susanto/tribun jabar
Danu saksi pembunuhan di Subang 

Dia  disuruh Yoris dan keluarganya untuk mengawasi lokasi kejadian. 

"Tujuannya untuk menjaga TKP agar tidak ada yang masuk dan lain-lain," ungkap Taufan.

Ketika disuruh itu lah, Danu langsung berangkat dan mengawasi TKP dari lokasi SMA di sebelahnya. 

Saat tengah mengawasi, Danu melihat seseorang yang akhirnay diketahui adalah oknum bantuan polisi (Banpol) Polsek Jalancagak datang ke lokasi kejadian. 

Akhirnya, difoto lah orang itu oleh Danu untuk dilaporkan ke Yoris. 

"Dia bergerak karena disuruh.

Foto sudah disampaikan dalam BAP.

Dia foto orang ini untuk laporan ke Yoris," katanya. 

Terkait oknum Banpol ini, Taufan mengungkapkan dia lah yang membawa kunci rumah TKP dan membuka kunci itu untuk kemudian menyuruh Danu membersihkan kamar mandi. 

Menurut Taufan, kejadian ini cukup menarik untuk ditelusuri.

"Lebih fokus di situ, karena kejadian tanggal 19 sebenarnya petunjuk.

Harapan kami case (kasus) ini harus bisa ditelusuri dan ditemukan fakta sebenarnya.

Kita yakin karena mendengar cerita langsung dari Danu, keluarga dan lain-lain.

Terkait pernyataan Danu, kita serahkan polisi," tukasnya. 

Di bagian kepala desa Jalancagak Indra Zainal Alim yang sebelumnya mengetahui pengakuan Danu ini akhirnya angkat bixara. 

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved