Pembunuhan
Danu Mengaku Tertekan Bersaksi di Kasus Pembunuhan Subang, Beri Pengakuan Tak Terduga Soal Yoris
Apakah tekanan ini ada orang di belakangnya yang menekan mengancam dla, atau karena tekanan batin karena dia masih sangat muda, masih 21 tahun.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan di Subang belum juga terungkap.
Hingga saat ini belum juga diketahui siapa yang jadi pembunuh ibu dan anak di Subang itu.
Diketahui kasus ini sudah dua bulan lebih namun siapa sosok pelakuk belum juga diketahui.
Saksi-saksi sudah diperiksa.
Yang jadi perhatian publik yakni Danu dan Yosef.
Pernyataan mengejutkan disampaikan Muhammad Ramdanu alias Danu saat bersaksi di kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang pada Jumat (29/10/2021).
Danu mengaku tertekan saat harus mengungkapkan fakta-fakta yang diketahuinya dalam kasus pembunuhan tersebut.
Karena itu, keterangan-keterangan yang disampaikan kerap berubah-ubah.
"Danu selalu menyampaikan seperti ini (berubah-ubah) karena tekanan," ungkap kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo dalam wawancara yang dikutip di channel youtube Heri Susanto, Minggu (31/10/2021).
Menurut Taufan, kalimat tekanan ini lah yang semestinya didalami polisi.
Apakah tekanan ini ada orang di belakangnya yang menekan mengancam dla, atau karena tekanan batin karena dia masih sangat muda, masih 21 tahun.
"Kalau kami analisa, Danu masa kecilnya ujiannya sudah luar biasa.
Karakter seperti Danu dengan keluguannya tiba-tiba mendapati perkara seperti ini itu juga bisa masuk dala kategiri tekanan. Apakah tekanan mental, jiwanya dan lain-lain. ini kami berharap polisi bisa mendalami," ungkap presiden ATS Law Firm ini.
Terkait keterangan Danu yang disuruh orang untuk masuk ke tempat kejadian perkara (TKP), Taufan membenarkan keterangan itu.
Dia mengungkapkan, pada tanggal 19 Agustus 2021 itu, Danu memang berada di sekitar TKP.