Fakta-fakta Tragedi Susur Sungai di Ciamis, 21 Orang Terseret Arus, Tewaskan 11 Siswa
Diduga peristiwa tragis terjadi karena arus sungai yang kuat menghanyutkan satu rombongan pramuka yang terdiri dari 21 orang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini 5 fakta tragedi susur sungai di Ciamis yang tewaskan 11 siswa.
Sebanyak 11 siswa MTS Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tewas saat susur sungai di kegiatan pramuka pada Jumat (15/10/2021) sore.
Kegiatan pramuka tersebut dilakukan di Sungai Cieluer, Leuwi III, Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Ciamis.
Diduga peristiwa tragis terjadi karena arus sungai yang kuat menghanyutkan satu rombongan pramuka yang terdiri dari 21 orang.
Sebelumnya Aktivitas susur sungai di Ciamis, Jawa Barat, berubah menjadi tragedi memilukan.
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru ditemukan meninggal dunia usai yang mengikuti kegiatan susur sungai tersebut pada Jumat (15/10/2021).
Lokasi kegiatan susur sungai tepatnya berada di Sungai Cieluer, Leuwi lli Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis.
Diduga peristiwa tragis itu terjadi karena arus sungai yang kuat menghanyutkan satu rombongan siswa MTs Harapan Baru tersebut.
• Mulai 1 November 2021, 43 Ponsel iNI Tak Bisa Pakai Aplikasi WhatsApp, Cek di Sini Daftarnya
Berikut ini sejumlah fakta yang dirangkum terkait tragedi susur sungai Ciamis:
1. Kronologi kejadian
Kejadian bermula dari kegiatan kepanduan susur sungai yang diikuti 150 orang siswa kelas VII MTs Harapan Baru.
Mereka berkumpul di sekolah pada Jumat (15/10/2021) siang.
Sekitar pukul 14.00 WIB rombongan berangkat dari sekolah menuju lokasi susur sungai.
Di lokasi, kegiatan susur sungai kemudian di bagi per regu yang masing-masing dipimpin seorang guru.