Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bursa Capres

Gesekan Pendukung Ganjar Pranowo dan Bambang Pacul di Jateng Panaskan Kandang Banteng

Meski Pilpres 2024 masih jauh, namun di 'kandang banteng' Jawa Tengah pendukung Ganjar Pranowo untuk Capres 2024 mulai terjadi gesekan dengan struktu

Editor: Aswin_Lumintang
Tribun Papua
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dideklarasikan masyarakat Papua Barat sebegai Presiden. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Meski Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih jauh, namun di 'kandang banteng' Jawa Tengah pendukung Ganjar Pranowo untuk Capres 2024 mulai terjadi gesekan dengan struktur PDI Perjuangan Jateng dibawa pimpinan Bambang Wuryanto.

Anggota Komisi I DPR RI dari PDIP Dede Indra Permana Soediro menjawab kritikan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo sekaligus deklarator Ganjar Pranowo capres, Albertus Sumbogo, terhadap kepemimpinan Bambang Wuryanto, Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah (Jateng).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dideklarasikan masyarakat Papua Barat sebegai Presiden.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dideklarasikan masyarakat Papua Barat sebegai Presiden. (Tribun Papua)

Dalam wawancara dengan sebuah media online, Albertus Sumbogo menyebut kepemimpinan Bambang Wuryanto melahirkan kader bermental bebek.

Hal itu dibantah Dede. Menurutnya, saat dipimpin Bambang Wuryanto, PDI Perjuangan Jateng justru menorehkan banyak prestasi elektoral.

Dede yang juga Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jateng mengatakan, perolehan 42 kursi dari total 120 kursi di DPRD Jateng periode 2019-2024 terjadi di era kepemimpinan Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul.

Baca juga: Turis Agentina Tertarik dengan Wisata Bawah Laut Boltim

Baca juga: Portugal vs Luksemburg: Cristiano Ronaldo Siap Cetak Rekor, Ini Daftar Rekor yang Segera Dibuat CR7

"Di pemilu legislatif 2019 PDI Perjuangan semula hanya menargetkan 36 kursi di DPRD Jateng, tetapi pada akhirnya berhasil meraup 42 kursi. Hasil ini tidak mungkin diraih jika struktur dan mesin pemenangan partai tak solid," ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Perolehan kursi tersebut juga naik signifikan dari pemilu legislatif 2014. Saat itu PDI Perjuangan memperoleh 27 dari total 100 kursi DPRD Jateng.

Dia menambahkan, dibawah kepemimpinan Bambang Pacul, Jateng juga menyumbangkan 26 kursi PDI Perjuangan di DPR RI pada pemilu legislatif 2019.

"Jumlah ini juga melebihi target karena semula targetnya 23 kursi. Ternyata perolehannya 26 kursi dari total 77 kursi yang tersedia di seluruh daerah pemilihan Jateng," ungkapnya.

Baca juga: Wasekjen PDIP: Tidak Bisa Kerja Dadakan untuk Memenangkan Pemilu 2024

PDI Perjuangan Jateng juga meraih hasil gemilang di Pilkada serentak 2020. Dede mengungkapkan, dari 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada, PDI Perjuangan menang di 17 daerah. Hal itu juga semakin menegaskan Jateng sebagai “kandang banteng”.

Yang tak kalah penting, lanjut dia, kemenangan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013 dan 2018 terwujud karena barisan partai solid dan tegak lurus menjalankan rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Saat itu, lanjut dia, semua kader PDI Perjuangan mulai dari struktur partai, anggota DPRD, hingga kepala daerah bergotong royong untuk memenangkan Ganjar Pranowo. Tidak sedikit sumbangan moril maupun materiil yang dikeluarkan.

Karenanya Dede meminta Albertus Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif.

Dia juga berharap Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDI Perjuangan belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved