Kebakaran
31 Taksi Terbakar Usai Garasi Armada Taksi Alami Kebakaran, Ternyata Sengaja Dibakar Seorang Sopir
Terjadi kebakaran hebat dinsebuah garasi dinJalan Rancabali, Gunung Batu, Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu lalu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kebakaran hebat dinsebuah garasi dinJalan Rancabali, Gunung Batu, Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu lalu.
Diketahui akibat kebakaran tersebut sebanyak 31 kendaraan taksi terbakar.
Setelah diselidiki ternyata garasi tersebut sengaja dibakar oleh seorang sopir yang bekerja di perusahaan itu.
Baca juga: Atlet Peraih Medali Emas dari Sulut Jalani Tes Doping di PON XX Papua
Baca juga: Saat Buang Sampah Warga Tondano Temukan Jenazah Wanita
Kebakaran terjadi di sebuah garasi milik armada taksi di Jalan Rancabali, Gunung Batu, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2021).
Kebakaran tersebut menyebabkan sebagian bangunan garasi dan puluhan armada taksi milik Tan Afie Natan (60) hangus terbakar.
Belakangan diketahui, kebakaran itu terjadi karena ulah seorang sopir lepas di perusahaan tersebut.
Akibat kebakaran tersebut, pemilik perusahaan taksi mengalami kerugian hingga Rp 3,2 miliar.
"Total luas bangunan 1.400 meter persegi, sedangkan objek yang terbakar kurang lebih 800 meter persegi."
"Untuk kendaraan yang terbakar 31 unit dan yang terselamatkan 23 unit," kata Komandan Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Indrahadi, dilansir Tribun Jabar.
Panit Reskrim Polsek Cimahi Iptu Mugiono mengatakan, pelaku berinisial AK (62) merupakan sopir lepas di perusahaan taksi itu.
Dia diharuskan menyetor sejumlah uang yang sudah ditentukan perusahaan. Sementara uang lebih dari setoran masuk ke kantong pribadinya.
"Dia hanya datang bawa mobil setiap 24 jam, persis seperti sopir angkot, ada setorannya juga."
"Nah, lebihnya baru buat dia, tapi dia cukup lama enggak kerja di situ lagi," kata Mugiono saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (3/10/2021).
Tersangka belum mau memberikan keterangan terkait motif di balik aksi nekatnya tersebut.
"Sampai sekarang dia belum mau ngomong dan terus kami dalami. Tapi yang pasti dia sengaja dan dia beraksi seorang diri, tidak ada pelaku lainnya, hanya dia saja," ucap Mugiono.