G 30 S PKI

Peran CIA Dalam Peristiwa G 30 S PKI, Punya Tujuan Utama Singkirkan Soekarno

Di antara sekian banyak teori soal peristiwa G30S, salah satunya menyebut keterlibatan Amerika Serikat melalui CIA.

Editor: Alpen Martinus
Kompas.com/Andra Prabasari
Kronologi Jenderal MT Haryono Terbunuh 1 Oktober 1965 saat G30S PKI, Ditembak Cakrabirawa di Rumah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Gerakan 30 September PKI sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara, bahkan da negara yang sudah kejadian tersebut.

Kejadian mengerikan tersebut pun melibatkan banyak pihak, baik di dalam maupun luar negerai.

Bahkan CIA juga diduga terlibat dalam kejadian yang tak pernah terlupakan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Supersemar? Peristiwa Sejarah Pasca G30S/PKI, Kisah Kemarahan Soekarno dan Manuver Soeharto

Ilustrasi Peristiwa G30S. Jasad Brigjen Soetojo Siswomiharjo sesaat setelah diangkat dari sumur di Lubang Buaya, 4 Oktober 1965.
Ilustrasi Peristiwa G30S. Jasad Brigjen Soetojo Siswomiharjo sesaat setelah diangkat dari sumur di Lubang Buaya, 4 Oktober 1965.(IST via TribunJogja.com)

Bukan hal asing lagi mendengar PKI dikaitkan dengan Peristiwa 30 September 1965, tetapi bagaimana dengan badan intelijen AS, CIA?

Di antara sekian banyak teori soal peristiwa G30S, salah satunya menyebut keterlibatan Amerika Serikat melalui CIA.

Teori tersebut mungkin yang paling sulit dipahami, jauh berbeda dengan narasi Orde Baru yang “mengkambinghitamkan” PKI seutuhnya.

Lalu, bagaimana teori tersebut menjelaskan keterlibatan Amerika dalam peristiwa G30S?

Baca juga: Pantas Diburu TNI Usai G30S, Bos PKI DN Aidit Ditembak Mati Sosok Ini, Jasadnya Dibuang ke Sumur 

Seperti banyak diketahui, hubungan Soekarno dan Amerika saat itu tak bisa dibilang harmonis.

Soekarno adalah sosok yang dikenal berani menentang Amerika.

Diuraikan Tim Weiner dalam bukunya Legacy of Ashes: The History of the CIA (2011) menuturkan, saat itu AS mengkhawatirkan sikap Presiden Soekarno yang cenderung memihak komunisme.

Terlebih, Soekarno juga pernah menghina AS dengan menolak bantuan keuangan dari IMF. "Go to hell with your aid!" begitu ungkapan Soekarno yang menolak bergabung dengan Blok Barat.

Baca juga: Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono Dikhianati Bawahan saat G30S PKI, Korem Sudah Dikuasai

Dikisahkan, CIA diberi tugas untuk menyingkirkan Soekarno.

Melaksanakan misi tersebut, sejak dekade 1950-an, CIA mencoba berbagai operasi rahasia mulai dari membuat film porno dengan Soekarno palsu hingga menyuplai senjata untuk pemberontakan.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved