Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Syamsudin Raup Untung Besar Jual Masker, Tapi Kini Meredup Hingga Banting Stir Dagang Tas Plastik

Temasuk Syamsudin, penjual plastik di pasar tradisional Ulu Siau, Sitaro yang banting stir jual masker lantaran peluangnya.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Istimewa/jufri kasumbala Kompas TV
Syamsudin Penjual Masker di Pasar Ulu Siau 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Sejak pandemi Covid 19, masker menjadi kebutuhan pokok yang wajib digunakan.

Sebab, di beberapa daerah banyak petugas yang melakukan operasi terhadap penggunaan masker.

Penggunaan masker juga diwajibkan, lantaran dianggap ampuh untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid 19.

Baca juga: Pemkab Sitaro Dukung Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Pengelolaan Sampah

Saat itulah pedangang masker mulai bermunculan.

Beragam masker dijual, mulai makser medis hingga masker kain.

Temasuk Syamsudin, penjual plastik di pasar tradisional Ulu Siau, kabupaten Kepulauan Sitaro, yang banting stir jual masker lantaran peluangnya.

Niat awalnya jelas untuk mendapatkan untung, lantaran masker sangat dibutuhkan saat itu.

Baca juga: Bupati Sitaro Evangelian Sasingen dan Wabup John Palandung Siap Terima Masukan dan Koreksi

Lumayan, keuntungan yang ia dapat saat awal menjual masker.

"Lalu saya bisa dapat sampai tiga ratus ribu rupiah per hari," katanya.

Pastinya lebih tinggi dari hasil yang didapatkan saat menjual tas plastik.

ia pun semakin semangat menjual masker, lantaran banyak yang beli.

Baca juga: Perayaan HUT Kepemimpinan Sasingen dan Palandung di Sitaro Berlangsung Sederhana

Tapi seiring berjalannya waktu, penjual masker pun semakin bayak.

Tapi minat warga untuk membeli juga perlahan menurun.

Kini setiap hari ia hanya bisa mengumpulkan sekitar Rp 50 ribu saja.

Syamsudin pun harus menyiasati pejualan agar maskernya tetap laku terjual.

"Sekarang jual masker tiga Rp 5 ribu saja," jelasnya.

Ia mengeluhkan semakin sulitnya menjual masker.

Lantaran itu, Syamsudin terpaksa kembali lagi menjuat tas plastik.

"Mau bagaimana lagi, semakin sulit jual masker, sedikit yang laku," katanya.

Lumayan, berjualan kembali plastik, bisa membuatnya mendapat untung Rp 100 ribu per hari, bahkan lebih.

Meski sudah menurun pembeli masker, namun pemerintah tetap mewajibkan masyarakat untuk gunakan masker.

Bahkan masyarakat diminta untuk tetap menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Memang jumlah kasus Covid 19 sekarang sudah menurun.

Berita Sitaro

Sitaro adalah singkatan dari Siau Tagulandang Biaro.

Sitaro merupakan salah satu Kabupaten Kepulauan di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Kabupaten yang beribukota di Ondong Siau ini memiliki luas total 275,96 km2.

Jarak Siau ke Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara 146 Kilometer, dengan waktu tempuh 4 jam naik kapal dari Pelabuhan Manado.

Di Sitaro ada Gunung Karangetang.

Salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia dengan letusan sebanyak lebih dari 40 kali sejak 1675 serta banyak letusan kecil yang tidak terdokumentasi pada catatan sejarah.

Saat ini kabupaten ini dipimpin oleh Bupati Sitaro Evangelian Sasingen serta Wakil Bupati John Heit Palandung. (amg)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved