Pembunuhan di Manado
Okvini Rundengan, Korban Pembunuhan di Wanea Manado, Sempat Ajak Kakaknya Wisuda Sama-sama
Rani Rundengan Kakak korban, saat diwawancarai Tribunmanado.co.id menceritakan sebelum mengetahui kabar adiknya tewas dibunuh.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Keluarga Okvini Rundengan (22) korban pembunuhan di indekost Wanea Manado, Rabu (29/9/2021) malam, sementara menunggu jenazah tepatnyya di ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Manado.
Rani Rundengan Kakak korban, saat diwawancarai Tribunmanado.co.id menceritakan sebelum mengetahui kabar adiknya tewas dibunuh.
Ia menyebutkan saat kejadian dirinya sementara kerja di rumah makan, Minahasa Utara.
Rani mengetahui kejadian ini dari salah satu teman di indekost tempat lokasi kejadian, kalau adiknya sudah meninggal dan mengajaknya ke rumah sakit.
Ia mengaku tidak percaya karena sebelum kejadian sempat menghubungi adiknya dan dalam keadaan sehat.
"Saat mendengar saya langsung telpon keluarga di kampung Kali, Tombatu, Minahasa Tenggara meminta supaya segera datang," sebutnya.
Ia menceritakan saat ini adiknya adalah mahasiswi di Universitas Negeri Manado (Unima) jurusan pendidikan olahraga.
"Sementara menyusun skripsi dan rencananya mau cari kerja biar bisa maju ujian skripsi. Sambil membantu orang tua juga," ungkapnya.
Rani pun bilang, adiknya itu sempat mengajak untuk wisuda sama-sama.
Adiknya sempat mengatakan kalau mama dan papa tidak ada uang nanti dia yang biayai kuliah Rani kakanya.
Tak hanya itu kemarin sebelum kejadian, dirinya sempat ada firasat lain, saat melihat story adiknya yang katanya kangen dengan mama papa.
"Saya tanya kenapa tiba-tiba story seperti itu, tak seperti biasanya," sebut Rani saat menunggu jenazah adik di RS Bhayangkara Manado.
Rani mengaku adiknya itu paling baik, setiap ada masalah selalu mengajaknya untuk curhat.
"Kenapa adik saya sampai jadi begini Tuhan, padahal kemarin sehat," katanya disela-sela wawancara sambil menangis.
Di akhir wawancara Rani menyebutkan rencananya jenazah akan dimakamkan di desa Kali kecamatan Tombatu di Minahasa tenggara.(fis)