Breaking News:

KKB di Papua

Jangan Sebut Teroris, Kepala Densus 88 Irjen Martinus Hukom Punya Strategi Rangkul KKB Balik ke NKRI

Irjen Martinus Hukom pun menjelaskan strategi untuk merangkul para oknum KKB agar bisa kembali ke NKRI dan berhenti melakukan teror.

Editor: Frandi Piring
Kolase Foto Istimewa
Kepala Densus 88 Irjen Martinus Hukom Punya Strategi Rangkul KKB Balik ke NKRI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Densus 88 Antiteror Irjen Martinus Hukom saat ini menjadi sorotan karena meminta penyebutan teroris yang disematkan kepada kelompok kriminal bersenjata ( KKB ) Papua agar dihentikan.

Menurutnya, penyebutan teroris bagi KKB akan berdampak fatal.

Irjen Martinus Hukom pun menjelaskan strategi untuk merangkul para oknum KKB agar bisa kembali ke NKRI dan berhenti melakukan teror.

Strategi Irjen Martinus Hukom tersebut adalah melakukan pendekatan penegakan hukum yang berkelanjutan.

"Saya ingin melakukan pendekatan penegakan hukum yang berkelanjutan.

Brigjen Marthinus Hukom, Kadensus 88 Antiteror Polri yang ditugaskan Kapolri untuk tangani teror bom di Makassar.

Selama ini kita melakukan penegakan hukum, penangkapan, lalu mencari fakta hukum perbuatan pidananya.

Lali, kita membawa mereka ke penjara, memenjarakan," kata Martinus dalam diskusi daring, Senin (27/9/2021), melansir dari Tribunnews.

Irjen Martinus Hukum menuturkan penindakan hukum yang mengedepankan pemenjaraan ini dinilai hanya dapat menimbulkan dendam kepada aparat.

Sebaliknya, penangkapan hanya menimbulkan tensi yang berkepanjangan.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved