Breaking News:

Terkini Nasional

Lima Tuntutan BEM SI kepada Presiden Jokowi dan Pimpinan KPK, Dibacakan Zakky Zuhad

Tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibacakan oleh mahasiswa pada aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih. Ini lima tuntutannya.

(TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia ( BEM SI) melakukan demonstrasi di dekat gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (27/9/2021). Dalam aksinya mahasiswa mendesak Presiden Jokowi dan Ketua KPK Firli Bahuri membatalkan pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibacakan oleh mahasiswa pada aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/9/2021).

Berikut lima tuntutan yang disampaikan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Koordinator Aksi Ketua BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Zakky Zuhad yang membacakan tuntutan tersebut. 

Baca juga: SOSOK Zakky Zuhad Ketua BEM UNS, Koordinator Aksi Unjuk Rasa di KPK, Serukan 5 Tuntutan pada Jokowi

Baca juga: 7 Fakta Penemuan Dua Mayat di Minahasa Selatan Sulut

Baca juga: Gelombang Tinggi Bisa Mencapai 6 Meter di Daerah Ini, Peringatan BMKG Selasa 28 September 2021

Ketua BEM UNS yang menjadi Koordinator Aksi BEM SI, Zakky Zuhad. (via Instagram @zakkyzuhad)

"Sebelum kita bubar, kami menyampaikan lima tuntutan kepada Pak Jokowi dan Pimpinan KPK."

"Menyatakan sikap, satu, menyayangkan sikap aparat kepolisian yang tidak memberikan kami ruang untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi di depan Gedung Merah Putih KPK," ujar Zakky, dilansir Tribunnews.

Ia menyayangkan sikap polisi yang sebelumnya berjanji akan humanis dalam mengawal aksi, namun ternyata tak terlihat.

Tak hanya itu, ia juga menyayangkan pimpinan KPK yang enggan menemui perwakilan BEM SI hingga aksi selesai digelar.

"Kedua, menyayangkan sikap aparat kepolisian yang bertindak berlebihan, dibuktikan dengan beberapa kawan kami yang robek bajunya, kemudian beberapa terluka akibat aksi represif oknum polisi kepada kami," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved