Tribun Bincang bincang
Cerita Victor Maradona Waloni sebagai Seorang Coffee Roaster
"Dengan keselahan kecil saja, kita bisa merubah kopi yang baik menjadi tidak baik," - Victor Maradona Waloni
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Tentunya kita harus punya pengetahun soal roasting.
Ada banyak sekolah untuk mempersiapkan itu semua, yang mengajari kita, dan kemudian kita bisa mempraktekkannya.
Pengalaman dan belajar adalah kunci untuk menjadi seorang Coffee Roaster.
Kwalitas kopi bisa juga ditentukan oleh Coffe Roaster?
Ya bisa juga. Yang menentukan kwalitas kopi itu baik atau tidak pada awalnya itu petani. Dan kemudian kami Coffee Roaster yang memaksimalkan potensi si kopi itu untuk menjadi lebih bagus.
Dengan keselahan kecil saja, kita bisa merubah kopi yang baik menjadi tidak baik.
Bagaimana awal mula Anda tertarik untuk menekuni bidang Coffe Roaster?
Mungkin sama seperti perjalanan Seruput Coffee Company. Ya kalau boleh jujur-jujuran, setelah menikah saya masih bingung untuk ngapain.
Waktu dulu saya masih kerja bersama orang tua. Setelah menikah semuanya berubah.
Kita coba buat usaha, awalnya bangkrut. Hingga kemudian kita buatlah Seruput Coffee Company.
Awal-awal kita jualan mie sama jualan kopi. Dari situ mulai terbentuk rasa ingin tahu yang besar soal kopi.
Karena semakin hari setelah didalami ternyata kopi ini bikin penasaran.
Istilahnya saya jadi pingin tahu. Ini sebenarnya apa sih yang bisa membedakan cita rasa kopi.
Dan dari situ, dengan pengalaman beberapa tahun akhirnya saya coba belajar lagi.
Belajar, gali lagi setelah barista apa nih yang harus saya kuasai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tribun-bincang-bincang-bersama-victor-maradona-waloni.jpg)