Berita Sulut
Charles Lendara Direktur PT JMB Sebut Jalan Tol Manado Bitung Rampung Desember 2021
"serta pekerjaan Gerbang tol Bitung yang merupakan Pintu masuk terakhir dari Jalan tol Manado – Bitung,” ujar Charles Lendra Direktur PT JMB.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) pengelola jalan Tol Manado Bitung, melansir informasi perkembangan terkini dari kelanjutan proyek jalan bebas hambatan di wilayah Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut Charles Lendra Direktur PT JMB, jalan Tol Manado - Bitung memiliki total panjang jalan sepanjang 39 KM.
Saat ini telah beroperasi sebagian sepanjang 26,5 KM, terdiri dari empat pintu masuk antara lain gerbang Manado di KM 0+000, gerbang Airmadidi di KM 11+000, gerbang Kauditan di KM 20+500, dan Gerbang Danowudu di KM 26+350.
Sisa pekerjaan yang sementara dikerjakan antara lain, Jembatan Ranowulu yang saat ini sementara dalam proses erection Girder.
Kemudian Jembatan AA Maramis yang saat ini sementara proses pekerjaan Deckslab.
Dan pekerjaan Mainroad berupa perkerasan Rigid dan Drainase di beberapa area.
"serta pekerjaan Gerbang tol Bitung yang merupakan Pintu masuk terakhir dari Jalan tol Manado – Bitung,” ujar Charles Lendra Direktur PT JMB kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (23/9/2021).
Menurut Charles Lendra, proyek ini direncanakan operasional total pada Desember 2021.
Keberadaan jalan bebas hambatan Tol Manado Bitung, membawa banyak dampak untuk Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Bitung khususnya.
Menurut Wali kota Bitung Ir Maurtis Mantiri, keberadaan jalan tol Manado Bitung dilihat dari segi akses pemanfaatan untuk masyarakat yang melakukan aktivitas pakai kendaraan bermotor, menjadi lebih lancar dan cepat ke Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado.
“Selain itu dengan hadirnya jalan tol Manado Bitung, gaya hidup atau status sebuah daerah dalam hal ini Kota Bitung pasti akan naik,” tutur Maurits Mantiri saat menjadi narasumber jejaring Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Sulut di NDC Manado, Rabu (22/9).
Lewat sambungan telepon WA Maurits Mantiri bilang, ada dampak lainnya dari proyek jalan tol Manado Bitung yaitu pada lingkungan.
Dimana di beberapa titik di Kota Bitung ketika hujan deras kerap terjadi luapan dari saluran induk atau got, sampai menutupi badan jalan.
Kondisi atau dampak tersebut, terus ditangani dan dilakukan penyelesaian oleh pemerintah Kota Bitung.
Misalkan, mengerahkan Dinas PUPR Kota Bitung melakukan pengangkatan sedimen pasir dan sampah yang menutupi sejumlah saluran atau got di pusat Kota Bitung, Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa serta di titik-titik lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/salah-satu-titik-pengerjaan-jalan-tol-manado-bitung-di-jembatan-ranowulu.jpg)