Breaking News:

Hakim Kasus Ahok

Masih Ingat Josep Rahantokna, Hakim Kasus Ahok yang Meninggal Dunia? Terungkap Sebuah Pesan Singkat

Joseph V Rahantoknam adalah salah seorang hakim yang menangani persidangan perkara penodaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Kolase Tribun Manado/Istimewa
Josep V Rahantokna dan Ahok 

Disinyalir, ia meninggal karena pembengkakan liver yang sudah dideritanya selama beberapa waktu.

"Sudah sejak Desember lalu bapak mengeluh demam, tapi sama sekali tidak mau diperiksakan ke dokter. Katanya, cukup tidur dan minum teh anget saja bisa sembuh. Tapi, semakin lama demamnya semakin parah, tambah panas dingin juga badannya," katanya.

Gadis yang kini yang masih tercatat sebagai mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tersebut menambahkan, baru sekitar dua minggu lalu Joseph dirawat di RS Royal Progress Sunter, sebelum akhirnya dipindahkan di ICU RSCM, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, pada Rabu (15/2/17) malam.

"Sejak masuk rumah sakit, saya terus temani bapak di Jakarta, karena ibu juga sudah meninggal dunia tahun 2014 lalu, karena kanker rahim," tuturnya.

Fitri juga mengisahkan ketika Joseph memberitahunya perihal penunjukan dirinya menjadi salah satu anggota hakim yang menyidangkan perkara Ahok, melalui sebuah pesan singkat. 

Saat itu, mahasiswi yang telah menginjak semester delapan tersebut mengaku, perasaannya begitu campur aduk, antara bangga, sekaligus khawatir.

"Itu kan kasus besar, jelas tidak akan mudah penyelesaiannya, butuh tenaga dan pikiran yang lebih. Sebagai anak, tentu saja saya khawatir. Tapi, saya hanya bisa mendoakan, sekaligus memberi semangat," cetusnya.

Di tengah kesibukannya dalam menangani kasus nan menghebohkan itu, lanjut Fitri, hakim 57 tahun tersebut sempat satu kali meluangkan waktu untuk pulang ke rumahnya di Magelang. 

Meski tidak lama, menurutnya, kepulangan bapaknya kala itu meninggalkan kesan yang begitu mendalam.

"Bapak menyempatkan pulang, kemudian nyekar ke makam ibu," tutur perempuan berhijab tersebut. (Tribunjogja/kompas.com).

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved