Breaking News:

Berita Bitung

Mice Makatengkeng dari SPORC BPPHLHK Sulawesi: Babi Rusa Jangan Punah

Berkurangnya populasi Babirusa di Provinsi Sulawesi Utara adalah karena perburuan yang tidak terkendali.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi dr Willy Efendy dari BKSDA Provinsi Sulawesi Utara
Babirusa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Babi Rusa satu di antara satwa endemik dan langka di Pulau Sulawesi.

Mice Makatengkeng SH Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC) Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilayah Bitung Sulawesi menegaskan, Babi Rusa jangan sampai punah.

Dalam artikel yang diterima tribunmanado.co.id, Mice Makatengkeng SH dari SPORC BPPHLHK Wilayah Sulawesi, kekayaan Sulawesi sebagai benteng spesies endemik memang tak terbantahkan.

Demikian pula keunikan bentang alamnya yang terbentuk dari kompleksitas geologi membuat pulau ini layak menjadi laboratorium alam tiada duanya.

Namun, hutan-hutan Sulawesi yang menjadi benteng keragaman dan keunikan hayati itu terus menyusut.

Akibatnya, menemukan satwa-satwa endemis di habitatnya, khususnya babirusa, maleo (Macrocephalon maleo), dan anoa, menjadi sulit.

Berkurangnya populasi Babirusa di Provinsi Sulawesi Utara adalah karena perburuan yang tidak terkendali.

Babirusa sering diburu dengan perangkap dan jerat untuk dijual di pasar-pasar daging satwa liar.

Sulawesi Utara memiliki banyak pasar satwa liar dan banyak daging Babirusa yang dijual di pasar-pasar seperti itu.

Faktor lain yang juga menyebabkan kepunahan Babi Rusa yaitu laju pembiakannya yang rendah dan rusaknya habitat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved