Kebakaran
Kondisi Lapas Kelas 1 Tangerang, Yasonna Laoly: Over Kapasitas 400 Persen, Dihuni 2.072 Orang
Berikut update info kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang. Sudah dilakukan pengecekan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut update info kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang.
Sudah dilakukan pengecekan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
Dan hasil pengecekan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan memang terjadi over kapasitas di Lapas Kelas 1 Tangerang.
Baca juga: Pernyataan Menkumham Yasonna Laoly Terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang
Baca juga: Kondisi Terkini Lokasi Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Lihat Foto-fofo Terbaru
Baca juga: Nama-nama Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan kepada pers usai meninjau lokasi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021). (KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN)
Over kapasitas 400 persen yang dihuni 2.072 orang.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada para keluarga korban tewas atas musibah ini.
Ia mengakui peristiwa yang terjadi tak lepas dari kondisi lapas yang memprihatinkan.
Ia menyebut kondisi lapas saat ini sudah over capacity atau mengalami kelebihan kapasitas hingga 400 persen.
Total sekitar 2.072 warga binaan yang menghuni Lapas Tangerang berusia 42 tahun ini.
"Mewakili Kemenkumham, kami mengucapkan rasa bela sungkawa terdalam bagi korban yang meninggal dalam peristiwa ini.
Memang peristiwa ini tak lepas dari kondisi Lapas yang overkapasitas 400 persen yang dihuni 2.072 orang," kata Yasonna Laoly dalam jumpa pers, Rabu (8/9/2021).
Tumpukan kantong jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (8/9/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)
Yasonna menjelaskan, kebakaran Lapas Tangerang terjadi Blok C2.
Di blok tersebut, dikhususkan bagi terpidana kasus narkoba dan saat kebakaran terjadi ada beberapa kamar yang masih terkunci dan tak sempat dibuka oleh petugas.
"Nah, yang terbakar ini adalah Blok C2. Jadi itu model paviliun-paviliun. Di dalam satu blok itu ada beberapa kamar-kamar yang terkunci," katanya.
Politisi PDIP itu juga menyebut kebakaran terjadi dini hari bermula dari laporan petugas pengawas dari atas gedung. Kemudian pengawas itu melaporkan kejadian itu ke pemadam kebakaran setempat.
"Awal mula api dilaporkan oleh petugas pengawas dari atas gedung dan kebakaran terjadi jam 01.45 WIB. Petugas melihat dari atas melihat dan langsung menelepon kepala pengamanan di sini, kemudian menelepon pemadam kebakaran," ujar Yasonna.
Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang menewaskan 41 korban jiwa. Sementara 71 lainnya mengalami luka-luka.
"Korban yang meninggal dunia sebanyak 41 orang dan 71 luka-luka," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam jumpa pers di lokasi kebakaran.
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.
Polisi juga masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Baca juga: Sejumlah Desa di Posigadan Bolsel Tergenang Air, Harmin Manoppo: Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada
• Minta Uang Rp 500 Ribu Tapi Tak Dikasih, Preman Ini Malah Aniaya Seorang Wanita Pedagang Sayur
• BRI dan GMIM Kerja Sama Program Pensiun Bagi Pendeta dan Pegawai Organik Non Pendeta
• Pengendara Motor Tewas Alami Kecelakaan, Motor Korban Ditendang Begal hingga Menabrak Trotoar
• Sekretaris BPMS GMIM Pdt Evert Tangel: Calon Pelsus Harus Dikenal Jati Diri dan Keteladanannya
• Anak Chacha Frederica Masuk RS, Sempat Alami Demam dan Kejang, Istri Dico Ganinduto Minta Doa
SUMBER: