Afghanistan
Kabar Terkini, Kabul Afghanistan Dihantam Roket Setelah Ledakan Bom
Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memperingatkan serangan susulan di bandara Kabul sangat mungkin terjadi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ledakan besar menghatam Kabul Afghanistan Minggu (29/8/2021).
Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memperingatkan serangan susulan di bandara Kabul sangat mungkin terjadi.
Menurut informasi dari para petinggi militer, kata Biden, kemungkinan serangan terjadi paling cepat pada Minggu.
AS masih melanjutkan evakuasi, tapi pasukan dari Inggris termasuk diplomat dan pejabatnya sudah total meninggalkan lokasi.
Sebelumnya, sebuah bom bunuh diri meledak di luar bandara Kabul, Afghanistan, pada Kamis (27/8/2021).
Ledakan bom tersebut menewaskan 12 tentara Amerika Serikat dan 60 warga sipil.
Kelompok ISIS-K mengakut bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.
Kini ledakan besar terdengar dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul yang diduga berasal dari hantaman roket
Ledakan tersebut dapat terdengar dari jarak satu kilometer jauhnya.
Ledakan berasal dari sebuah roket yang menghantam sebuah permukiman di wilayah barat laut Ibu Kota Kabul, Afghanistan.
Kepolisian Afghanistan melaporkan seorang anak tewas dalam kejadian ini.
Asap hitam terlihat membumbung tinggi pasca meledaknya roket di kawasan tersebut.
Sampai saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.
Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di dekat Bandara Kabul, ibu kota Afghanistan, Minggu (29/8/2021).
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui asal usul atau penyebab ledakan tersebut. Sejumlah media internasional mengunggah foto yang menunjukkan kepulan asap di area sekitar bandara.
Namun, sejumlah saksi mata, seperti dikutip dari Times Of India, melaporkan, ledakan itu tampaknya disebabkan oleh roket yang menghantam sebuah rumah di daerah di sisi utara bandara internasional Kabul.
“Sebuah roket menghantam sebuah rumah di PD15," ujar sang saksi mata demikian ditulis media tersebut.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Sebagai balasannya, AS melakukan serangan menggunakan pesawat tanpa awak, dan mengatakan mengatakan serangan ini telah membunuh dua anggota ISIS-K "berprofil-tinggi".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sebuah-ledakan-besar-terdengar-dari-bandara-internasional-hamid-karzai-kabul-afghanistan-556666.jpg)