Penangkapan Terduga Teroris
Inilah Sasaran Terduga Teroris di Indonesia, Terungkap Setelah Ditangkap Densus 88 Antiteror Polri
Inilah yang menjadi target atau sasaran dari puluhan teroris di Indonesia. Hal tersebut terungkap setelah para teroris ditangkap tim Densus 88.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah yang menjadi target atau sasaran dari puluhan terduga teroris di Indonesia.
Hal tersebut terungkap setelah para terduga teroris ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri.
Berikut pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.
Baca juga: Gempa Terkini Minggu 22 Agustus 2021, Info BMKG Berikut Magnitudo dan Pusat Gempa
Baca juga: Info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Cuaca Minggu 22 Agustus 2021, Potensi Hujan Lebat
Baca juga: Update Info Terbaru Kejadian di Margo City Mall, Ada Korban yang Mengaku Kena Api
ilustrasi teroris (kompas.com)
Hasil pemeriksaan bahwa puluhan terduga teroris Jamaah Islamiah (JI) yang ditangkap ternyata mengincar hari-hari besar tertentu untuk melancarkan aksi teror.
Tujuan utamanya kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan.
Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan sementara sejumlah tersangka teroris JI yang ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.
Total, ada 58 teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri.
"Beberapa keterangan-keterangan yang disampaikan oleh beberapa tersangka ini memang yang akan disasar di tanggal-tanggal tertentu.
Di hari-hari besar itu adalah berkenaan dengan pemerintah. Jadi mereka ini kan yang bertentangan dengan pemerintah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).
Argo mencontohkan latar belakang jaringan JI yang memang kerap melakukan aksi teror yang berkaitan dengan pemerintah.
Di antaranya kantor polisi hingga tempat kerumunan yang banyak terdapat orang asing.
"Jadi ke pemerintah ini lah yang mereka sasar itu.
Artinya mereka yang sasar jadi suatu target. Seperti zaman dulu ada tempat polisi, tempat kerumunan dari orang-orang asing yang ada di Indonesia sudah kita petakan semuanya," ujar dia.