Breaking News:

Berita Bitung

Inilah Fasilitas Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi di KM Tatamailau Bitung, Mancing hingga Wifi

KM Tatamailau satu di antara Kapal PT Pelni, kini mulai beroperasi sebagai tempat isolasi mandiri terpusat (isoter) terapung untuk pasien Covid-19

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Dewangga Ardhiananta
Tribun Manado/Christian Wayongkere
KM Tatamailau yang sedang berlabuh di perairan selat Lembeh tepatnya di depan Dock Kelapa Dua Kelurahan Kelapa Dua Kecamatan Lembeh Selatan tempat isolasi mandiri terpusat (Isoter) Perapung. 

Bitung, TRIBUNMANADO.CO.ID - KM Tatamailau satu di antara Kapal PT Pelni, kini mulai beroperasi sebagai tempat isolasi mandiri terpusat (isoter) terapung untuk pasien Covid-19 dari Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pasca di pre-launching oleh Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda disaksikan Marthin Heryanto Vice President SDM PT Pelni serta jajaran pemerintah Kota Bitung, Pemkab Minut dan forkopimda Kota Bitung, Jumat (20/8/2021).

KM Tatamailau saat ini sudah berlabuh di perairan selat Lembeh, tepatnya depan Dock Kelapa Dua, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung, Provinsi Sulut.

Baca juga: Wanita Ini Histeris Suami Baru Dinikahi Ditangkap Saat Resepsi, Ternyata Bos Kartel Narkoba

Baca juga: LINK Live Streaming Inter Milan vs Genoa, Laga Perdana Liga Italia, Akses di Sini

Baca juga: Rita Tangkudung Naik Tangga Samping KM Tatamailau, Serahkan Bantuan untuk Pasien Covid 19

KM Tatamailau yang sedang berlabuh di perairan selat Lembeh tepatnya di depan Dock Kelapa Dua Kelurahan Kelapa Dua Kecamatan Lembeh Selatan tempat isolasi mandiri terpusat (Isoter) Perapung.
KM Tatamailau yang sedang berlabuh di perairan selat Lembeh tepatnya di depan Dock Kelapa Dua Kelurahan Kelapa Dua Kecamatan Lembeh Selatan tempat isolasi mandiri terpusat (Isoter) Perapung. (Tribun Manado/Christian Wayongkere)

Selain menjalani isolasi, pasien covid-19 tanpa gejala diberikan sejumlah fasilitas oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pemerintah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

"Jadi selama menjalani isolasi 10 hari, mereka bisa menikmati fasilitas seperti mancing, olahraga tenis meja, tempat berjemur di top dack, makan tiga kali dan satu kali snack setiap hari dan kami sedang mempersiapkan fasilitas WiFi gratis," tutur kata Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Robert Ruddy Wongkar, disela-sela mendampingi Ketua TP PKK Kota Bitung Ir Ny Rita Mantiri Tangkudung memberikan bantuan, Sabtu (21/8/2021).

Sampai berita ini dilansir, sudah ada 10 pasien yang menjalani isolasi di atas kapal.

Enam orang dari Kota Bitung dan empat orang dari Kabupaten Minut.

Robert Wongkar menerangkan, sebagaimana instruksi dari Wali kota Bitung Maurits Mantiri dan Bupati Minut Joune Ganda keberadaan fasilitas itu untuk mempercepat kesembuhan pasien yang tengah menjalani isolasi.

Keberadaan KM Tatamailau sebagai tempat isoter terapung, didukung dengan standart operasional prosedur (SOP).

Pasien yang akan di isolasi ke kapal KM Tatamailau, harus ada konfirmasi dari puskesmas setempat bahwa pasien itu terdeteksi atau positif covid-19 tanpa gejala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved