Terkini Nasional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Sulsel dan Sulteng, Diduga Masuk Kelompok Jamaah Islamiyah
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menciduk 5 terduga teroris di Sulawesi Tengah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menciduk 5 terduga teroris di Sulawesi Tengah.
Empat terduga teroris tersebut berinisial MT, AR, NL, BL, F.
Diduga keempat orang tersebut masuk dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI).
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Minggu 22 Agustus 2021, Aries Senang, Sagitarius Siap Hadapi Tantangan
Baca juga: Kecelakaan Tadi Pukul 05.00 WIB, 2 Pemotor Jadi Korban, Honda Vario Tabrakan dengan Honda Beat
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, Densus 88 sudah mengamankan 58 orang sejak 12-20 Agustus 2021.
“Total Densus telah menangkap 58 tersangka sejak 12 Agustus 2021,” kata Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (21/8/2021).
Ramadhan mengatakan, penangkapan lima orang ini dilakukan pada Jumat (20/8/2021) kemarin.
Kelima anggota JI ini diamankan di dua provinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
Ramadhan menyebut, satu orang yang terafiliasi jaringan JI berinisial MT diamankan di wilayah Sulawesi Selatan.
Tak hanya di Sulteng, Densus 88 juga menyiduk pria berinisial MT yang disinyalir terafiliasi dengan kelompok Jamaah Islamiyah di Sulawesi Selatan.
“Hari Jumat tanggal 20 agustus 2021. Penangkapan dilakukan terhadap lima tersangka di dua provinsi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dikutip dari Kompas.com, Sabtu (21/8/2021).
Menurut Ramadhan, peran kelima orang ini dalam JI adalah menyembunyikan senjata api.
Densus 88 pun sudah mengamankan senjata api sebagai barang bukti.
“Perannya menyembunyikan senjata api, barang bukti senjata api telah diamankan oleh Densus,” ucap dia.
Sejak 12 Agustus kemarin, Densus telah menangkap 58 tersangka teroris yang tersebar di 11 provinsi.
Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menjelaskan, anggota organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI) sangat pandai menyesuaikan diri dengan kondisi terkini.