Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Nasional

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Sulsel dan Sulteng, Diduga Masuk Kelompok Jamaah Islamiyah

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menciduk 5 terduga teroris di Sulawesi Tengah.

Editor: Ventrico Nonutu
Foto: Merdeka.com
Ilustrasi penangkapan terduga teroris. 

Polri menduga, organisasi JI menyusup ke masyarakat dengan cara ikut berpolitik hingga menggunakan cara-cara yang terlihat damai.

“Mungkin ikut berpolitik juga menyusup ke dalam masyarakat kemudian menggunakan cara-cara yang terlihat damai, seperti menggunakan kotak amal, menggunakan tabligh untuk kumpulkan dana dan sebagainya,” kata Aswin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta.

Dia mengatakan, penangkapan yang dilakukan terhadap teroris dari JI sejak tahun 2019 hingga 2021 sangat banyak.

Setiap tahunnya, kata dia, ada penambahan jumlah anggota JI yang diamankan.

“Di tahun 2019 ada 25 orang, tahun 2020 ada 64 orang, dan sekarang (2021) sampai dengan Agustus saja sudah 123 orang,” kata Aswin.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat berhati-hati, waspada, serta menjaga keamanan sekitar.

“Tapi dari jumlah penangkapan yang banyak tadi kita harus tetep waspada dan tetep istilahnya menjaga kemananan di wilayah kita masing-masing,” ujarnya.(*)

Gubernur Sulteng Minta Sisa DPO Teroris Poso Menyerah

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdi Mastura meminta sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) segera menyerah.

Hal itu ia sampaikan usai melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021.

Upacara HUT Kemerdekaan itu dilakukan di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Samratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (17/8/2021).

"Kepada adik-adik saya yang berada di belantara Kabupaten Poso untuk segera turun dan menyerahkan diri," ujarnya Rusdi

Ia menegaskan, akan memberikan pelayanan dengan baik dan negarapun akan melindungi mereka.

"Insyaallah jika menyerahkan diri, saya akan berikan pelayanan baik kepada mereka," ungkapnya.

Hingga saat ini kelompok teroris yang masih berada di Poso berjumlah sekitar enam orang dibawah pimpinan Ali Kalora.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved