Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Penganiayaan

Ngaku Tak Tahan Lihat Ibu Dianiaya, Anak Kandung Bacok Ayahnya karena Sudah Lama Memendam Amarah

Kabarnya seorang anak melakukan pembacokan kepada ayah kandungnya sendiri.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Manado
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya seorang anak melakukan pembacokan kepada ayah kandungnya sendiri.

Diketahui keduanya bertengkar hingga akibatkan ayah pelaku alami luka berat.

Ternyata dibalik pertengkaran tersebut, sang anak tak tahan melihat ibunya dianiaya.

Baca juga: Gubernur Olly Dondokambey Gaungkan Gerakan Mari Jo Bakobong, Nilai Tukar Petani Naik Konsisten

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 04.40, 14 Orang Tewas, Bus Ringsek, Keluar Jalur di Tikungan lalu Terguling

Baca juga: Rencana Muamar Qadafi Pelatih Bulu Tangkis Asal Indonesia Usai Bawa Guatemala Semifinal, Selesai

Tangkapan Layar warga membawa korban menggunakan mobil pikap. Aksi pembacokan anak terhadap ayah kandungnya di Loroang Nyiur II Kecamatan Kalidoni Palembang, Sabtu (7/8/2021). (Instagram Palembang_Bedesau)

OP (23), nekat membacok ayah kandungnya ED (40) dengan palu dan senjata tajam jenis parang hingga sang ayah mengalami luka di kepala, Sabtu (7/8/2021).

Ani (38), tetangga bersebelah rumah dengan pelaku dan korban mengatakan, kronologi berawal saat terjadi keributan di dalam rumah.

"Siang kejadiannya antara waktu salat zuhur atau sebelum zuhur. Saya memang dengar ada ribut-ribut, tapi belum saya hiraukan," kata Ani ketika dikonfirmasi Tribun, Minggu (8/8/2021).

Tak lama kemudian istri korban ke luar dari rumah sambil meminta tolong kepadanya.

"Sampai akhirnya dia (istri korban) manggil-manggil saya sambil ketakutan.

Tolong buk anak samo laki aku bebala (tolong bu, anak sama suami saya bertengkar). Itu yang dia bilang, " tutur dia.

Ani kemudian langsung melapor Sekretaris RT setempat dan meminta bantuan sejumlah warga.

Ketika datang lebih dari 10 orang, mereka sudah mendapati korban, ED (40) sudah bersimbah darah akibat luka yang dialami.

Warga bergegas langsung membawa korban ke rumah sakit dengan diantar mobil pribadi.

"Korban langsung dipapah sama warga, kemudian dibawa ke rumah sakit pakai mobil pick up. Darahnya menetes di lantai," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved