Andrei Angouw
Kisah Wali Kota Manado Andrei Angouw Lihat Rumah yang Sudah Ditinggalkan Penghuninya Akibat Banjir
Sisa-sisa lumpur banjir tampak menempel di dinding - dinding rumah depan selokan besar di pertengahan lingkungan yang ada di Kelurahan Taas.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Namun rombongan tak sampai memacetkan lalu lintas. Mereka berdiri melipir agar kendaraan bisa lewat.
Kadis PUPR Manado Johny Suwu mengatakan, pihaknya meninjau selokan di Taas yang selama ini menyebabkan banjir.
"Dari peninjauan itu kami melihat banyak sedimen di selokan. Ada pula bangunan yang sudah menggunakan sungai," bebernya.
Dia merencanakan mengeruk sedimen di selokan agar lokasi itu bebas banjir.
Menurutnya, revitalisasi selokan jadi program utama Andrei Angouw untuk meminimalisir banjir.
Setiap selokan penyebab banjir di Manado akan ditinjau dan diperbaiki.
"Kami ini ibaratnya berburu selokan," katanya.
Martha warga sekitar berharap banyak dari kunjungan tersebut.
"Saya harap ini membawa perubahan bagi kami," katanya.
Menurutnya, selama ini warga sudah menderita akibat banjir yang akut.
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km²
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.