Breaking News:

Berita Minut

Mengintip Karapan Sapi di Minut, Taruhan Bisa Sampai Puluhan Juta, Pipi Joki Sering Dicium Turis

Seni tradisional Karapan Sapi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) coba eksis di tengah PPKM level 4.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Karapan Sapi di kabupaten Minahasa utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Seni tradisional Karapan Sapi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) coba eksis di tengah PPKM level 4.

Minggu (1/7/2021), sejumlah joki mengetes sapi mereka di lapangan Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut, Provinsi Sulut.

Sapi dipacu pada jarak 100, 200 dan 250 meter.

Tak ada perlombaan yang acap disertai taruhan.

Tempat itu pun sepi. Hanya ada joki serta pemilik sapi.

"Kami hanya latihan saja," kata Aldo salah satu Joki. Menurut dia, PPKM level 4 membuat ajang balap roda sapi istirahat untuk sementara waktu.
Namun mereka tak bisa vakum. "Harus terus latihan," bebernya.

Karapan sapi adalah olahraga tradisional Minut yang berakar dari tradisi agraris sub etnis Tonsea.

Perhelatan karapan sapi biasa berlangsung tiap hari minggu di beberapa lokasi.

Pernah pula karapan sapi dibuat lomba yang diikuti semua pecintanya se Sulut dan Gorontalo.

Dengan berlalunya waktu, olahraga itu mulai bersentuhan dengan kapitalisme. Agar lebih seru diadakan taruhan. Dan taruhannya bisa gila - gilaan. 10 hingga 20 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved