Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olimpiade Tokyo

Saat Greysia Polli Ambruk dan Dipapah Keluar Lapangan Usai Bertempur 97 Menit Raih Semi Final

Greysia Polii/Apriyani Rahayu pun mencatat sejarah bagai perbulutangkisan Indonesia.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
Istimewa
Ketika Gresya Polli Ambruk dan Dipapah Keluar Lapangan Usai Bertempur 97 Menit demi Tiket Semifinal 

Meski demikian, Ahsan/Hendra diyakini bisa mengatasi tekanan yang muncul saat berlaga di semifinal hari ini.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi menuturkan, jam terbang yang dimiliki anak didiknya bisa menjadi modal berharga untuk melawan Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Secara pengalaman, Ahsan/Hendra memang lebih unggul. Hendra Setiawan pernah meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Markis Kido.

Baik Hendra Setiawan maupun Mohammad Ahsan juga sudah tampil tiga kali di ajang multievent empat tahunan ini.

"Ahsan/Hendra ini pemain senior, sudah tiga kali tampil di Olimpiade. Saya percaya mereka bisa mengatur semangat, keinginan, dan kemauan saat menghadapi lawan," kata Herry dikutip Kompas.com.

"Saya percaya secara mental, mereka bisa mengatasi. Terpenting adalah mereka harus bisa atur irama permainan," ucap pelatih yang akrab disapa Herry IP ini.

Ahsan/Hendra- pun mengaku siap menghadapi Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Bagi the Daddies ini merupakan tantangan berat. Lee Yang/Wang Chi-Lin dalam performa permainan terbaiknya. terbukti, mereka merupakan penakluk Marcus/Kevin pada laga penyisihan grup.

"Kami tidak mau mikir medali dulu, masih ada beberapa pertandingan lagi dan lawannya pasti berat jadi mau fokus dan mempersiapkan diri saja dulu," ujar Ahsan dikutip dari laman Badminton Indonesia.

"Untuk semifinal harus lebih siap lagi, lebih berani karena lawan juga makin berat. Kami harus in dari awal, tidak boleh kalah start. Kami siap bertemu siapapun," sambung Hendra.

Semifinal Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Beber Strategi Hadapi Penakluk Minions (NOC INDONESIA)
Bagi Juara Dunia 2013, 2015, dan 2019 itu, semangat keluarga adalah motivasi terbesar selama tampil di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Ahsan/Hendra selalu memanfaatkan fasilitas telepon dan video call di waktu luangnya untuk menghubungi istri dan anak-anaknya di Tanah Air.

"Kalau ada waktu luang pasti telpon-telponan sama istri dan anak. Mereka selalu memberi semangat dan doa biar saya terus menang," aku Ahsan.

Sayangnya, kemenangan Ahsan/Hendra tidak berhasil diikuti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di laga lain perempat final.

Marcus/Kevin harus mengakui keunggulan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung 14-21, 17-21.

"Pastinya peluru Indonesia di ganda putra berkurang ya karena tadinya kita punya dua, sekarang tinggal satu tapi kami mau coba fokus ke pertandingan kami saja, tidak mau terlalu mikir ke sana," tutur Ahsan tentang kekalahan juniornya tersebut.

Selain Ahsan/Hendra, Indonesia masih memiliki dua wakil lainnya yang berpeluang membawa pulang medali Olimpiade Tokyo 2020.

Anthony Sinisuka Ginting, menjadi harapan Indoensia bisa meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Ia lolos ke perempat final bulutangkis
Anthony Sinisuka Ginting, menjadi harapan Indoensia bisa meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Ia lolos ke perempat final bulutangkis (Badminton Indonesia)

Kedua wakil bulutangkis Indonesia yang masih memiliki peluang meraih medali, yakni Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), dan ganda putri Greysia Polli/Apriyani Rahayu.

Rekor pertemuan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin:

Final BWF World Tour Finals 2020 (31 Januari 2021)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 17-21, 21-23 (kalah)

Semifinal Thailand Open (23 Januari 2021)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 21-14, 20-22, 12-21 (kalah)

Perempat Final Indonesia Masters 2020 (17 Januari 2020)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 9-21, 21-15, 21-19 (menang)

Perempat Final Malaysia Masters 2020 (10 Januari 2020)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 20-22, 21-18, 21-19 (menang)

Semifinal BWF World Tour Finals 2019 (14 Desember 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 21-14, 21-9 (menang)

Fase grup BWF World Tour Finals 2019 (13 Desember 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 18-21, 18-21 (kalah)

Babak pertama China Open 2019 (6 November 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 27-25, 22-24, 21-17 (menang)

Babak 16 besar Australian Open 2019 (6 Juni 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 21-11, 21-9 (menang)

Perempat Final New Zealand Open 2019 (3 Mei 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 18-21, 21-19, 21-14 (menang)

Perempat Final Swiss Open 2019 (15 Maret 2019)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-Lin - 26-24, 7-21, 12-21 (kalah)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Detik-detik Greysia Polli Ambruk dan Dipapah Keluar Lapangan Usai Bertempur 97 Menit demi Semifinal

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved